Kolom Sosial Politik

Hotel Mewah di Kampung Haji

34views

 

Oleh: Ridhazia

INDONESIA  dipastikan membangun Kampung Haji di kawasan Thakher, berjarak sekitar 2,5 kilometer dari Masjidil Haram, Mekah.

Kepastian itu setelah Badan Pengelola Investasi Danantara, mewakili Pemerintah Indonesia, memenangkan tender (bidding) lahan seluas kurang 4 hektar.

Nilai aset tersebut diperkirakan mencapai Rp 8 triliun atau setara $500 juta untuk mengakuisi tanah dan hotel tersebut itu bersumber dari Danantara, BPKH, APBN, dan kemitraan dengan pihak swasta yang mencakup penguasaan atas Hotel Novotel Thakher Tower.

Hotel tersebut hotel bintang 4 mewah sedang beroperasional dengan kapasitas 1.461 kamar. Direncanakan akan dibangun hotel serupa dengan kapasitas tambahan hingga mencapai total 6.025 kamar.

Memangkas Waktu Tunggu

Kampung Haji Indonesia digagas Presiden Prabowo untuk memangkas waktu tunggu haji.

Daftar tunggu (waiting list) haji Indonesia per akhir 2025 mencapai 5,4 juta orang dengan rata-rata waktu tunggu 25–30 tahun.

Mulai 2026, pemerintah menyamakan masa tunggu menjadi 26 tahun di seluruh provinsi.

Kuota haji reguler untuk tahun 2026 ditetapkan 203.320 jamaah, di mana 10.166 kuota khusus disiapkan untuk lansia.

One Stop Service

Kampung haji yang direncanakan dioperasikan pada 2028 akan melaksanakan konsep “one stop service” yang menggabungkan akomodasi, konsumsi, dan fasilitas kesehatan rumah sakit/klinik dalam satu kawasan terpadu.*

* Ridhazia, dosen senior Fidkom UIN Sunan Gunung Djati, jurnalis dan kolumnis, pemerhati psikologi dan komunikasi sosial politik, bermukim di Bandung, Jawa Barat.

Leave a Response