DaerahKabupaten/Kota

GPMB Aktif Mendorong Peningkatan TGM dan IPLM Kabupaten Maros

rahan Laporan Pelaksanaan GPMB Maros periode 2024–2025, serta penyampaian usul dan saran agar GPMB terus bersinergi dalam menyukseskan TGM/IGM (Tingkat Kegemaran Membaca/Indeks Gemar Membaca) dan IPLM Kabupaten Maros. Pedagang Dadakan Marak di Jalan Protokol Takengon, Warga Minta Penertiban Redaksi Elipsis badge-check 1/01/2026 Nur Athirah Syam juga menyampaikan bahwa GPMB Maros terus bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Maros dalam mewujudkan Program Satu Masjid Satu Perpustakaan. Keanggotaan GPMB Maros tersebar di 14 kecamatan dengan latar belakang profesi yang beragam, mulai dari penulis nasional, Sekretaris PKK Kabupaten, penggerak literasi, rektor, dosen, guru SMA, SMP, SD hingga guru PAUD. Hal ini dinilai sangat memudahkan akses dan jangkauan ke seluruh lapisan masyarakat. Temukan lebih banyak Musik Pusat hiburan Kursus seni online Speaker portabel Video Seni Kesenian Selain itu, pada tahun 2024, Pengurus Daerah GPMB Maros meraih penghargaan sebagai Pengurus Teraktif se-Indonesia. Penghargaan Sandya Praditya 2024 juga diberikan kepada Bupati Maros, Chaidir Syam, sebagai penghargaan tertinggi atas dedikasinya dalam mempromosikan budaya membaca di Kabupaten Maros. Penghargaan tersebut diserahkan pada acara Seminar dan Rapat Koordinasi Nasional GPMB di Auditorium Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, Jakarta, pada Desember 2024. Karena itu, GPMB Maros bersama IKA BKPRMI Maros, AMTI Maros, Fatayat NU Maros, dan Dispursip Maros terus menggalakkan program Satu Desa Satu Perpustakaan, Satu Masjid Satu Perpustakaan, dan Satu Desa Satu Taman Baca Masyarakat, serta kampanye Gerakan Minat Baca Pra Menikah dan Pasca Menikah. Temukan lebih banyak Speaker portabel Musik Pusat hiburan Kursus seni online Video Seni Kesenian “Pendeknya, GPMB Maros ikut serta mempercepat inovasi dan agenda Bupati Maros Chaidir Syam untuk mewujudkan Maros sebagai Kabupaten Literasi di Sulawesi Selatan,” pungkas Bachtiar Adnan Kusuma. (AAN)

235views

MAROS, BANDUNGPOS– Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Maros, Syamsuddin, menerima Pengurus Daerah Gerakan Pembudayaan Minat Baca (GPMB) Kabupaten Maros, Selasa, 6 Januari 2026, di Perpustakaan Ibu dan Anak Maros. Dalam pertemuan tersebut, Syamsuddin didampingi Kepala Bidang Peningkatan Minat Baca yang juga Wakil Ketua GPMB Maros, Irham Bijaksana.

Sementara itu, Nur Athirah Syam memaparkan profil dan perjalanan aksi GPMB sebagai organisasi mitra Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Maros. Paparan tersebut dilengkapi dengan laporan pelaksanaan GPMB Maros periode 2024–2025, serta penyampaian usul dan saran agar GPMB bersin terusergi dalam menyukseskan TGM/IGM (Tingkat Kegemaran Membaca/Indeks Gemar Membaca) dan IPLM Kabupaten Maros

Nur Athirah Syam juga menyampaikan bahwa GPMB Maros terus bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Maros dalam mewujudkan Program Satu Masjid Satu Perpustakaan. Keanggotaan GPMB Maros tersebar di 14 kecamatan dengan latar belakang profesi yang beragam, mulai dari penulis nasional, Sekretaris PKK Kabupaten, penggerak literasi, rektor, dosen, guru SMA, SMP, SD hingga guru PAUD. Hal ini dinilai sangat memudahkan akses dan jangkauan ke seluruh lapisan masyarakat.

Selain itu, pada tahun 2024, Pengurus Daerah GPMB Maros meraih penghargaan sebagai Pengurus Teraktif se-Indonesia. Penghargaan Sandya Praditya 2024 juga diberikan kepada Bupati Maros, Chaidir Syam, sebagai penghargaan tertinggi atas dedikasinya dalam mempromosikan budaya membaca di Kabupaten Maros. Penghargaan tersebut diserahkan pada acara Seminar dan Rapat Koordinasi Nasional GPMB di Auditorium Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, Jakarta, pada Desember 2024.

Oleh karena itu, GPMB Maros bersama IKA BKPRMI Maros, AMTI Maros, Fatayat NU Maros, dan Dispursip Maros terus menggalakkan program Satu Desa Satu Perpustakaan, Satu Masjid Satu Perpustakaan, dan Satu Desa Satu Taman Baca Masyarakat, serta kampanye Gerakan Minat Baca Pra Menikah dan Pasca Menikah.

“Pendeknya, GPMB Maros serta ikut mempercepat inovasi dan agenda Bupati Maros Chaidir Syam untuk mewujudkan Maros sebagai Kabupaten Literasi di Sulawesi Selatan,” pungkas Bachtiar Adnan Kusuma. ** (Aan/rilis/BNN)

 

Leave a Response