
Bandung, BANDUNGPS.ID – Bagi National Paralympik Commite Indonesia (NPCI) Kota Bandung Kejuaraan Daerah (Kejurda) NPCI Jabar 2025 yang mulai digelar mulai hari ini sampai besok (9/12/2025) akan dijadikan persiapan panjang jelang Pekan Paralympik Daerah (PEPARDA) 2026.
Bukti keseriusan ke arah itu, NPCI kota Bandung menjadi pengirim atlet terbanyak dengan 129 atlet. Total kontingen NPCI Kota Bandung – setelah dtambah pelatih dan ofisial, berjumlah 200 orang, Angka paling besar dibanding kontingen daerah lainnya yang turut serta di Kejurda NPCI Jabar 2025.
Atlet-atlet NPCI Kota Bandung tampil disemua cabang olahraga (cabor) yang berjumlah 6 masing-masing atletik, renang, bulutangkis, tenis meja, bochia dan catur.
“Semua atlet yang tampil di Kejurda tahun ini murni atlet binaan NPCI Kota Bandung yang kini berada di Pemusatahn Latihan Cabang (Pelatcab) dan ditambah atlet-atlet pelajar guna menambah jam terbang mereka,” ujar Ketua Umum NPCI Kota Bandung Yadi Sofyan didampingi Wakil Ketua Umum Dadan Nuryana dan Sekretaris Umum Djumono di SPOrT Arcamanik Jalan Pacuan Kuda Kota Bandung, Senin (8/12/2025).
Yadi menegaskan, tidak ada target yang dibidik pada Kejurda kali ini selain sebagai ajang try out atlet NPCI Kota Bandung yang telah dibina selama setahun. Bagi NPCI Kota Bandung event Kejurda djadikan parameter, sampai sejauh mana hasil pembinaan yang dilakukan selama setahun kebelakang, khususnya pada enam cabor yang akan dipertandingkan di Kejurda NPCI Jabar 2025.
“Ini hanya Kejurda kemudian agendanyapun mendadak. Jadi tidak ada target yang dibebankan kepada atlet (NPCI Kota Bandung). Yang penting kita memberi kesempatan kepada atlet kita untuk jam terbang bertanding, sekaligus untuk menguji kemampuan mereka yang telah berlatih selama setahun,” tutur Yadi.
Usai Kejurda, NPCI Kota Bandung bersama jajaran Binpres akan melakukan evaluasi guna membenahi hal-hal yang dirasa masih kurang.
“Untuk hal yang sudah bagus kita evaluasi juga untuk kita upayakan lebih ditingkatkan lagi. Muaranya adalah prestasi di Peparda,” kata Yadi.
Menghadapi Kejurda, atlet-atlet NPCI Kota Bandung hanya mempersiapkan waktu 2 minggu sesuai pemberitahuan yang diberikan NPCI Jabar. Yadi berkomitmen setiap ada event, atlet-atet NPCI Kota Bandung pasti ikut serta.
“Bagi kami (NPCI Kota Bandung) Kejurda dijadikan gambaran kekuatan kami menyongsong Pekan Paralympik Daerah (Peparda) tahun depan. Di Kejurda, atlet-atlet NPCI Kota Bandung yang kini menghuni Pelatnas, tidak diikutsertakan. Meski demikian saya harapkan anak-anak tetap tampil maksimal, menunjukkan performa terbaiknya,” tutur Yadi.
Yadi mengatakan, banyak muka baru tampil di Kejurda tahun ini – khususnya atlet pelajar dan yang baru mutasi ke kota Bandung.
“Jelang Peparda, kami juga akan melakukan try out dan try in, seperti misalnya cabor bowling yang akan bertanding di Jakarta dalam waktu dekat ini. Kemudia cabor tenis lapangan yang juga bertanding di Jakarta dan cabor voli duduk yang bertanding di Sumedang,” kata Yadi.(den)





