Uncategorized

Pegulat Kota Bandung Tampil Superior di Pentas BK Porprov XV/2026

302views

 

Bandung, BANDUNGPOS.ID – Ketua Pengprov Pesatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI) Jabar H. Yoko Angga Surya menilai babak kualifikasi (BK) Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV/2026 cabor gulat sangat luar biasa. Parameter luar biasa menurut H. Yoko bisa dillihat dari lancarnya BK, minimnya protes dari peserta dan lahirnya pegulat muda potensial.

Sebanyak 25 Pengcab tampil di BK kali ini dengan total jumlah atlet 268 plus batas usia maksimal 25 tahun Dua pengcab absen di BK kali ini yaitu pengcab PGSI Kabupaten Pangandaran dan Kota Cimahi . BK berlangsung dari tanggal 24 hingga 27 November 2025.

“Saya pikir pegulat Kabupaten Bandung bakal mendominasi BK, tapi ternyata justru pegulat-pegulat Kota Bandung yang mampu menunjukkan superioritasnya. Kota Bandung merebut 10 emas, 1 perak dan 6 perunggu sekaligus tampil sebagai juara umum BK Porprov cabor gulat,” ujar H. Yoko di GOR Pajajaran Bandung, Kamis (7/11/2025).

Yoko mengungkap salah satu kiat suksesnya penyelenggaran BK adalah sosialisasi yang bagus dan tepat sasaran.

“Saat manajer meetingpun saya tekankan kepada para wasit (gulat) agar jangan sampai ada pihak yang diuntungkan. Semua harus berjan fair. Alhamdulilah semua wasit rule of the game,” ungkap H. Yoko.

Meski demikian H. Yoko mengungkap ada satu dinamika pada saat technical meeting menyangkut keabsahan atlet. Kemudian disaat pengundianpun — yang kini sudah menggunakan sistem informasi teknologi (IT), dinamika itu kembali muncul.

“Pengundian dikhawatirkan sebagian peserta berjalan tidak fair. Aspirasi ini mereka sampakan ke technical delegate (TD). Tapi TD melimpahkannya ke saya. Akhirnya saya perintahkan untuk di undi manual. Alhamdulilah semuaya clear., Saya beri pemahaman kepada mereka (peserta) bahwa di Jabar tidak  boleh ada unsur-unsur non teknis pada pelaksanan BK cabor gulat,” tegas  H. Yoko.

Pasca BK Yoko mengatakan, efek efisiensi menggerakkannya untuk membawa para juara BK berbicara dengan pengcab kota/kabupaten masing-masing guna menyatukan visi kedepannya.

“Kepada pengcab yang atletnya tidak memperoleh medali saya katakan tidak perlu khawatir karena masih ada waktu setahun lagi jelang gelaran Porprov, masih ada waktu untuk berbenah,” kata H. Yoko.

Soal fasilitas berlatih, H. Yoko membuka ruang dan waktu seluas-luasnya kepada setiap pengcab untuk berlatih di Hall Gulat GOR Pajajaran. H.Yoko menegaskan fasilitas Hall Gulat GOR Pajajaran adalah milik semua, milik insan gulat Jawa Barat.

Ditempat yang sama Ketua Pengcab PGSI Kota Bandung Rendy Saputra merasa bersyukur hasil yang diraih pegulat-pegulat kota Bandung sangat memuaskan hingga akhirnya tampil sebagai juara umum BK Porprov XV/2026 cabor gulat. Hasil ini sekalius mematahkan hegemoni Kabupaten Bandung yang kerap tampil superior di berbagai event gulat – khususnya di Jawa Barat.

“Hasil yang diraih di BK Porprov melewati target awal kami. Sebelumknya kami membidik 4 emas, hasilnya malah menjadi 10 emas. Jauh melampaui ekspektasi kami. Ini juga menjadi bukti keberhasilan pelatih gulat kota Bandung membina atlet usia dini ,” ujar Rendy.

Rendy mengatakan sebanyak 20 pegulat kota Bandung tampil di BK kali ini terdiri dari 15 atlet putra dan 5 atlet putri. Dari 20 pegulat yang tampil, 19 pegulat kota Bandung dinyatakan lolos BK terdiri dari 5 putri dan 14 putra.

“Program selanjutnya pada Desember kita akan kembali berlatih guna memantapkan persiapan ke Porprov. Soal pelatcab kami masih menunggu instruksi dari KONI Kota Bandung,” ujar Rendy. (den)

 

 

 

Leave a Response