Bandung Raya

FTK Unisba Wujudkan Kepedulian Lingkungan, Serahkan Minyak Jelantah ke BMM Lewat Gerakan Go Green Campus

210views

METRO BANDUNG, bandungpos.id — Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) Universitas Islam Bandung (Unisba) kembali membuktikan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan lewat aksi sosial bertajuk “Go Green Campus: Dari Jelantah Jadi Amal Jariyah.”
Program ini merupakan hasil sinergi antara FTK Unisba dan Baitulmaal Muamalat (BMM) yang mengubah minyak jelantah—yang kerap dianggap limbah—menjadi sumber keberkahan sekaligus sarana pemberdayaan sosial.

Dalam kegiatan yang digelar bertepatan dengan Pelatihan Bela Negara Mahasiswa Baru FTK Unisba di Pusdikter, Dekan FTK Unisba, Dr. Aep Saepudin, M.Ag., menyerahkan secara simbolis 160 liter minyak jelantah hasil donasi sivitas akademika—mahasiswa, dosen, hingga tenaga kependidikan—kepada perwakilan BMM.

Dr. Aep menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata penerapan nilai-nilai green campus serta kepedulian sosial yang menjadi bagian integral dalam pembentukan karakter mahasiswa.

“Gerakan ini bukan sekadar aksi mengumpulkan limbah, tetapi wujud nyata kepedulian terhadap lingkungan dan sesama. Dari sesuatu yang dianggap tak bernilai, kita ubah menjadi ladang amal jariyah,” ujarnya.

Melalui program Go Green Campus, FTK Unisba ingin menumbuhkan kesadaran agar masyarakat kampus tidak lagi membuang minyak jelantah sembarangan karena dapat merusak tanah dan air. Minyak yang terkumpul kemudian dikelola oleh BMM untuk didaur ulang, dan hasilnya disalurkan kepada kelompok rentan seperti anak yatim, lansia dhuafa, penyandang disabilitas, serta ODGJ.

Perwakilan BMM Jawa Barat menyampaikan apresiasinya terhadap partisipasi aktif FTK Unisba.

“Kami melihat semangat kolaboratif dan kepedulian sosial luar biasa dari civitas akademika FTK. Semoga inisiatif ini menjadi inspirasi bagi fakultas dan kampus lain untuk ikut bergerak menjaga bumi sekaligus menebar manfaat bagi sesama,” ungkapnya.

Melalui gerakan ini, FTK Unisba menegaskan bahwa Go Green bukan hanya sekadar slogan, tetapi aksi nyata menuju kampus beradab, berkelanjutan, dan berjiwa sosial.
Langkah hijau ini diharapkan dapat menjadi agenda rutin yang melibatkan seluruh elemen kampus dalam mengubah limbah menjadi berkah.(sani/bnn)

Leave a Response