Pasar Caringin Bandung Siapkan Mesin Berteknologi Tangani Sampah, Bukti Dukung Pemda
Pasar Caringin Bandung Siapkan Mesin Berteknologi Tangani Sampah, Bukti Dukung Pemda


BANDUNG, BANDUNGPOS–Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengajak seluruh insan di setiap wilayah di Jabar untuk ikut menyelesaikan permasalahan sampah, menyusul dimulainya tindakan pengolahan sampah di Tempat Pengelolaan dan Pemrosesan Akhir Sampah (TPPAS) Sarimukti, Kabupaten Bandung Barat.
Gubernur meminta Bupati/WaliKota serta pihak terkait untuk segera melakukan penyelesaian jika terjadi penumpukan sampah, baik yang terjadi di jalan-jalan maupun di TPS sementara yang ada di masing-masing daerah.
Sejalan dengan ajakan Gubernur Dedi Mulyadi dalam menangani persoalan sampah yang setiap hari diproduksi, Pengelola Pasar Caringin Kota Bandung, Asep Syarif Hidayat menyambut baik ajakan dan himbauan tersebut.
Diakui, jauh hari sebelumnya pihak Pasar Caringin sudah melakukan penanganan sampah yang diproduksi setiap hari, dan berasal dari pedagang yang ada di sini dengan menggunakan teknologi.
“Teknologi yang digunakan dengan cara salah satunya adalah pengomposan. Dan itu dilakukan uji coba selama tiga bulan. Hanya saja penerapan teknologi itu kurang tepat dilakukan di Pasar Caringin,” aku Asep Syarif Hidayat.
Sehingga harus diganti dengan teknologi yang lebih memiliki kegunaan yang tepat. Saat ini, paparnya, berpikir akan memanfaatkan teknologi biotek. Dan ini diharapkan menjadi solusi dalam penanganan sampah organik juga non organik.
” iniSelama Pasar Caringin Bandung setiap harinya memproduksi sampah sebanyak 40 ton. Diperkirakan ke depan tidak tergantung ke pendamping yaitu TPS Sarimukti,” ucapnya.
Tentu hal ini sesuai dengan arahan dari pemerintah daerah untuk mengelola sampah di sumbernya, yaitu mengelola sampah secara mandiri. Diakui Asep Syarif Hidayat, bahwa Pasar Caringin pernah melakukan pengelolaan sampah secara mandiri dengan menggunakan teknologi komposting.
“Untuk mengelola sampah, meskipun menggunakan teknologi masyarakat di sekitar Pasar Caringin sempat memprotes.Namun kami dari pihak Pasar Caringin terus melakukan sosialisasi dan pendekatan yang akhirnya masyarakat memahami dan mengijinkan pengelolaan sampah di lokasi pasar.” katanya.
Berkat kerja keras dalam upaya mengelola sampah di Pasar Caringin akhirnya kini sudah menghadirkan mesin berteknologi biotek dalam waktu dekat akan segera dioperasikan,” tandasnya.**(Adem/BNN)





