Bandung Raya

PG-PAUD Unisba Selenggarakan Studium General: Tumbuhkan Kreativitas, Nilai Islami, dan Jiwa Wirausaha Guru PAUD

247views

METRO BANDUNG, bandungpos.id — Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG-PAUD) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Bandung (Unisba) menggelar kegiatan Studium General bertema “Pengembangan Media Pembelajaran Anak Usia Dini” di Auditorium Gedung Dekanat FTK Unisba, Selasa (21/10).

Acara ini menjadi momentum penting bagi mahasiswa calon guru PAUD untuk menumbuhkan kreativitas dan memperkaya gagasan dalam merancang media pembelajaran yang inovatif, kontekstual, serta berlandaskan nilai-nilai Islam.

Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Dr. Aep Saepudin, M.Ag., menegaskan bahwa guru PAUD memiliki peran vital dalam menanamkan pondasi karakter generasi bangsa sejak dini. “Guru PAUD bukan sekadar pengajar, melainkan pembentuk nilai kehidupan pertama bagi anak-anak. Karena itu, kreativitas harus sejalan dengan moralitas,” ujarnya penuh makna.

Sementara itu, Ketua Prodi PG-PAUD, Dr. Ayi Sobarna, M.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan Studium General merupakan agenda akademik tahunan yang dirancang untuk memperluas wawasan sekaligus menumbuhkan semangat inovatif calon pendidik. “Kami berharap lulusan PG-PAUD Unisba tidak hanya menguasai teori, tetapi juga mampu menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, bermakna, dan bernilai,” tuturnya.

Sebagai pembicara utama, Dr. Thomas Balduci, M.Pd., menghadirkan sesi yang memukau dengan demonstrasi sulap edukatif. Melalui permainan interaktif tersebut, ia mencontohkan bagaimana media kreatif dapat menjadi jembatan efektif antara konsep abstrak dan pengalaman konkret anak. “Guru yang kreatif mampu membuat anak fokus, tertarik, dan terinspirasi untuk belajar lebih dalam,” ujarnya.

Tak hanya berbicara soal kreativitas, Thomas juga menanamkan semangat kewirausahaan dalam diri calon pendidik. Ia menegaskan bahwa menjadi guru bermental wirausaha berarti siap menghadapi kegagalan, pantang menyerah, dan tetap berserah diri kepada Allah dalam setiap usaha. “Kegagalan adalah bagian dari proses. Yang luar biasa bukan yang tak pernah jatuh, tapi yang mampu bangkit kembali dengan hati ikhlas dan pikiran jernih,” pesannya.

Suasana kegiatan semakin hangat dengan penampilan budaya dari para mahasiswa. Mereka memperagakan busana adat Nusantara sebagai simbol apresiasi terhadap keberagaman budaya Indonesia yang menjadi bagian penting dari pendidikan anak usia dini.

Melalui kegiatan inspiratif ini, PG-PAUD Unisba menegaskan komitmennya untuk mencetak pendidik yang unggul secara intelektual, tangguh secara mental, kreatif dalam berkarya, serta menjunjung tinggi karakter dan nilai-nilai keislaman.(sani/bnn)

Leave a Response