
Oleh: Ridhazia
MENURUT data tahunan Global Fire Power (GFP) 2025, TNI menempati peringkat pertama sebagai kekuatan militer terkuat di Asia Tenggara.
Indonesia meraih skor Power Index (PwrIndx) 0,2557, lebih unggul dibanding Vietnam, Singapura, Myanmar, Filipina, Malaysia, Kamboja, dan Laos.
Meskipun di posisi puncak, TNI tercatat memiliki hanya 400 ribu tentara aktif, yang menempatkanya di urutan kedua setelah Vietnam dengan total 600 ribu personel.
Sedangkan dari sisi anggaran, Indonesia mengalokasikan US$10,6 miliar untuk pertahanan. Angka ini menempatkan Indonesia di bawah Singapura dengan US$15 miliar.
Peringkat 8
Indonesia menempati peringkat ke-8 di benua Asia dalam laporan Global Firepower tahun 2024, meskipun data tahun 2025 juga menempatkannya di posisi yang kuat di benua tersebut dalam peringkat yang sama.
Peringkat 13
Sedangkan kekuatan TNI secara global, Indonesia menempati peringkat ke-13 dunia dalam laporan Global Firepower 2025.
Selamat Hari TNI!*
* Ridhazia, dosen senior Fidkom UIN Sunan Gunung Djati, jurnalis dan kolumnis, pemerhati psikologi dan komunikasi sosial politik, bermukim di Bandung, Jawa Barat.

