Festival Literasi Kota Bandung Hasilkan 24 Literat Baru
Festival Literasi Kota Bandung Hasilkan 24 Literat Baru


Lomba Bertutur Tingkat SD/MI juara I :Fahrina Aqila Salsabila SDN-37 Sabang, Kecamatan Bandung Wetan, Juara II Muhammad Ilman Rasyiid (SD Sequoia Nasional Plus ) Kecamatan Sumur Bandung, juara III Davina Malika Putri (SDN-235) Kecamatan Lengkong. Disusul Juara Harapan I Nadine Keyla Izzanty (SD BPI) Kecamatan Lengkong, Juara Harapan II Aquhazel Salna Viraiqa (SDN – 247 Sukapura) Kecamatan Cibiru. dan Juara Harapanh IIIRavael Rezky Aditya ( SDN-06) Kecamatan Buah Batu.
KOTA BANDUNG, BANDUNGPOS —Festival Literasi Kota Bandung kembali hadir sebagai ajang bergengsi dalam pembudayaan kegemaran membaca dan penguatan literasi masyarakat. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Dinas Arsip dan Perpustakaan Kota Bandung, POKJA Literasi, Paguyuban Duta Baca, serta para pegiat literasi yang senantiasa berkomitmen membangun budaya literasi di Kota Bandung.
Demikian Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan (Dispusip) kota Bandung, Dewi Kaniasari, S. Sos.MA, diacara Pembukaan puncak Literasi Kota Bandung-2025, hari ini, di Aula Utama lantai III Gedung Disarpus Kota Bandung, Jl. Seram No. 2, Bandung.
Sebelumnya tambah Bunda Kenny ( sebutan akrab Kadisarpus Kota Bandung), kegiatan ini dikenal dengan nama Jambore Budaya Baca dan Festival Duta Baca, yang pada tahun 2024 telah mencapai penyelenggaraan ke-IX.
“Pada tahun 2025, Festival Literasi Kota Bandung hadir dengan semangat baru, membawa visi untuk mengedukasi masyarakat bahwa literasi bukan hanya sekadar membaca, melainkan sebuah upaya memaksimalkan potensi di berbagai bidang literasi secara menyeluruh, “ katanya.
Dengan demikian tegas Bunda Kenny, kegiatan ini diharapkan dapat berkontribusi nyata terhadap peningkatan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) serta Tingkat Kegemaran Membaca (TGM) di Kota Bandung.
Festival Literasi Kota Bandung juga menjadi ruang inklusif yang menjangkau berbagai tingkatan pendidikan serta ramah bagi anak-anak dan penyandang disabilitas. Melalui kompetisi yang digelar, para peserta diberi kesempatan menampilkan bakat, kemampuan, dan ide-ide kreatif mereka.
Menurut Bunda Kenny, rangkaian lomba yang diselenggarakan tahun ini terdiri atas , Lomba Bertutur (Tingkat SD/MI) , Lomba Pidato Bahasa Sunda (Tingkat SMP/MTs), Lomba Duta K-LIK (Tingkat SMA/SMK/MA) dan Lomba Bakat Anak Istimewa (SMPLB/SMALB/Sekolah Inklusi). Dari keempat jenis lomba khusus lomba bertutur akan berlanjut ke tingkat Provinsi Jawa Barat, dan nasional. Sementara lomba pidato Bahasa Sunda sebagai upaya memelihara bahasa indung (bahasa ibu).
Sekdis Disarpus, H. Medi Mahendra, AP. S.Sos, MSi , menambahkan, pada tahap Semifinal Festival Literasi Kota Bandung 2025, terdata sebanyak 182 peserta mengikuti Lomba Bertutur tingkat Sekolah Dasar, 22 peserta berkompetisi dalam Lomba Duta K-LIK tingkat SMA/MA, SMK, 58 peserta Lomba Pidato Bahasa Sunda (Tingkat SMP/MTs) . 21 peserta turut serta dalam Lomba Bakat Anak Istimewa. Khusus juara I lomba bertutur akan dikutkan di event yang sama di tingkat Provinsi Jawa Barat, sebuah calender event yang selama ini digelar Dipusipda Jabar.
Juara Selengkapnya:
Lomba Bertutur Tingkat SD/MI juara I :Fahrina Aqila Salsabila SDN-37 Sabang, Kecamatan Bandung Wetan, Juara II Muhammad Ilman Rasyiid (SD Sequoia Nasional Plus ) Kecamatan Sumur Bandung, juara III Davina Malika Putri (SDN-235) Kecamatan Lengkong. Disusul Juara Harapan I Nadine Keyla Izzanty (SD BPI) Kecamatan Lengkong, Juara Harapan II Aquhazel Salna Viraiqa (SDN – 247 Sukapura) Kecamatan Cibiru. dan Juara Harapanh IIIRavael Rezky Aditya ( SDN-06) Kecamatan Buah Batu.
Jumlah peserta yang tinggi menurut Medi, menjadi bukti nyata antusiasme masyarakat, khususnya generasi muda, dalam mengembangkan keterampilan literasi. “ Dengan semangat kolaborasi dan partisipasi, Festival Literasi Kota Bandung- 2025 diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, melainkan juga wadah pembelajaran, ekspresi diri, serta penguatan karakter generasi literat Kota Bandung, “ pungkas Medi.** (Adem/BNN)





