Bandung Raya

Unisba Rayakan Milad ke-67 dengan Donor Darah: Setetes Darah, Sejuta Kehidupan

Dalam semangat Milad ke-67, Universitas Islam Bandung (Unisba) tak hanya merayakan dengan gegap gempita, melainkan menghadirkan aksi nyata lewat kegiatan donor darah yang digelar pada Kamis (17/7).(foto: komhumas unisba)
355views

METRO BANDUNG, PRIPOS.ID – Dalam semangat Milad ke-67, Universitas Islam Bandung (Unisba) tak hanya merayakan dengan gegap gempita, melainkan menghadirkan aksi nyata lewat kegiatan donor darah yang digelar pada Kamis (17/7). Bertempat di Student Center Unisba, acara kemanusiaan ini berlangsung dari pukul 08.00 hingga 12.00 WIB dan dibuka untuk masyarakat umum, menjadi undangan terbuka bagi siapa pun yang ingin berbagi kehidupan.

Ketua pelaksana, Prof. Dr. Ir. Ina Helena Agustina, M.T., menegaskan bahwa donor darah sudah menjadi tradisi tahunan Unisba dalam menyambut hari jadinya. Menurutnya, kampus tidak boleh hanya berkutat pada akademik, tapi juga harus peka terhadap problematika sosial, termasuk kelangkaan pasokan darah di Kota Bandung, khususnya golongan darah A. “Kita sebagai institusi pendidikan punya tanggung jawab sosial. Donor darah ini adalah salah satu bentuk kontribusi nyata kita,” ujarnya.

Acara ini melibatkan berbagai unsur kampus — mahasiswa dari Fakultas Teknik, tenaga pendidik dan kependidikan, sponsor, hingga pimpinan universitas. Sebanyak 70 orang tercatat mendaftar, dan setelah pemeriksaan kesehatan oleh tim PMI Kota Bandung, 41 di antaranya dinyatakan layak mendonorkan darah.

Menariknya, jumlah peserta yang hadir langsung di lokasi melebihi daftar awal. “Banyak yang datang langsung tanpa mendaftar, ini menunjukkan bahwa semangat gotong royong dan solidaritas masih kuat di antara kita,” ungkap Ina dengan bangga.

Dekan Fakultas Teknik, Dr. Ir. M. Dzikron AM, S.T., M.T., IPM., menambahkan bahwa donor darah ini tak sekadar kegiatan sosial semata, tapi juga menjadi bagian dari strategi memperluas eksistensi institusi, mempererat kolaborasi antar elemen kampus, serta meningkatkan keterlibatan alumni. Ia menekankan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk Pengabdian kepada Masyarakat (PPkM) yang selaras dengan kebutuhan riil masyarakat.

“Ini bukan hanya aksi kemanusiaan, tapi juga ruang belajar bagi mahasiswa untuk menumbuhkan empati dan kepekaan sosial. Nilai-nilai seperti ini adalah inti dari misi Unisba,” tuturnya.

Kegiatan ini terlaksana berkat sinergi antara panitia dan PMI Kota Bandung, serta dukungan aktif dari himpunan mahasiswa dan BEM yang terlibat langsung dalam perencanaan hingga pelaksanaan, menjadikannya pengalaman berharga dalam membangun solidaritas sosial.

Tak berhenti di sini, rangkaian Milad ke-67 Unisba juga akan dilanjutkan dengan kegiatan bakti sosial di Garut dan Jatinangor. Di sana, Unisba akan menyapa para guru dan siswa SMA lewat pelatihan dan edukasi tentang pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam dunia pendidikan — langkah strategis menghadapi tantangan era digital.(askur/bnn)

Leave a Response