Kabupaten/Kota

Guru Perpustakaan Fala-Gaku, Risnawati Rabul, SH, Himbau Masyarakat Desa Bobo Agar Menjaga Anak-Anak dari Bahaya Judi Online dan Game

Guru Perpustakaan Fala-Gaku, Risnawati Rabul, SH, Himbau Masyarakat Desa Bobo Agar Menjaga Anak-Anak dari Bahaya Judi Online dan Game

715views

KABUPATEN HALMAHERA SELATAN, BANDUNGPOS  – Guru Perpustakaan Fala-Gaku, Risnawati Rabul, SH, menghimbau masyarakat Desa Bobo Desa Bobo,Kecamatan Mandioli Utara Kabupaten Halmahera Selatan Provinsi Maluku Utara , agar lebih memperhatikan aktivitas anak-anak, khususnya dalam penggunaan gadget dan internet. Hal ini disampaikan menyusul maraknya kasus Kecanduan judi online dan permainan berani di kalangan anak-anak dan remaja yang penempatannya dapat berdampak buruk terhadap masa depan mereka.

“Sebagai pendidik dan penggiat literasi, saya merasa prihatin melihat banyak anak-anak yang terjerumus dalam permainan online yang mengandung unsur judi. Ini sangat merusak mental mereka, menghambat prestasi belajar, dan mempengaruhi perilaku sehari-hari,” ujar Risnawati Rabul dalam kegiatan literasi di Perpustakaan Fala-Gaku, Selasa (10/6).

Ia juga pentingnya keterlibatan orang tua untuk mendampingi anak-anak. “Walaupun katorang (kami) di desa pelosok, perlu juga diwaspadai, karena dampak judi online ini bisa masuk ke mana saja. Perlu orang tua arahkan anak-anaknya untuk belajar Al-Qur’an, apalagi sekarang setiap sore di setiap sudut Desa Bobo sudah ada TPQ (Taman Pendidikan Al-Qur’an),” tambahnya.

Perpustakaan Fala-Gaku sendiri berkomitmen menyediakan berbagai kegiatan positif bagi anak-anak dan remaja, mulai dari bimbingan belajar, pemutaran film edukasi, hingga pelatihan keterampilan. “Kami ingin menciptakan lingkungan yang aman dan mendidik, agar anak-anak kita tumbuh sehat secara mental dan terhindar dari perilaku yang merugikan,” pungkas Risnawati Rabul.

Ia juga mengajak pemerintah desa dan seluruh pihak untuk mendukung upaya pencegahan ini, baik melalui sosialisasi maupun regulasi yang tegas, agar generasi muda Desa Bobo terhindar dari pengaruh negatif perjudian online dan permainan berlebihan. **(rilis/BNN)

Leave a Response