Orientasi Mahasiswa Baru Universitas Tazkia 2026/2027: Menyiapkan Next Pioneers Penggerak Industri Halal

BOGOR, bandungpos.id – Universitas Tazkia membuka tahun akademik 2026/2027 dengan menyambut mahasiswa baru melalui kegiatan Orientasi Mahasiswa Baru yang digelar Kamis (27/8/2026). Mengusung tema “Next Pioneers: Inspiring Minds, Empowering the Future of Halal Industry,” kegiatan tersebut menjadi tahap awal bagi mahasiswa untuk mengenal lingkungan, nilai, budaya akademik, sekaligus visi perjalanan mereka di Universitas Tazkia.
Orientasi mahasiswa baru ini dikemas lebih dari sekadar pengenalan kehidupan kampus. Para peserta mendapatkan pembekalan dari sejumlah perspektif, mulai dari penguatan karakter dan nilai keislaman, pentingnya menghadirkan kebermanfaatan, hingga cerita inspiratif alumni yang telah memperluas kiprahnya di kancah global.
Pada sesi pembinaan mahasiswa, Rektor Universitas Tazkia Prof. Syafii Antonio menekankan bahwa perjalanan akademik harus berjalan seiring dengan kesadaran akan amanah dan ketauhidan.
Ia mengajak mahasiswa baru untuk menjadikan Allah SWT sebagai pijakan utama dalam setiap aktivitas dan keputusan yang diambil.
“Insan yang takut kepada Allah SWT, berlandaskan kepada tauhid. Everything comes from Allah, everything belongs to Allah. Everything shall return to Allah SWT.”
Menurut Prof. Syafii, setiap status yang dimiliki seseorang membawa tanggung jawab yang harus dijalankan dengan sungguh-sungguh.
“Menjadi mahasiswa adalah amanah, menjadi dosen adalah amanah. Menjadi umat Muhammad SAW adalah amanah,” tegasnya.
Pesan tersebut mengingatkan mahasiswa bahwa pendidikan tidak hanya bertujuan menghasilkan individu yang berpengetahuan dan berprestasi. Pendidikan juga menjadi proses pembentukan karakter agar seseorang mampu menjalankan tanggung jawab dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya.
Oki Setiana Dewi: Miliki Kemauan dan Tuntaskan Perjalanan
Motivasi untuk berani mengejar cita-cita dan konsisten menyelesaikan proses hadir melalui talkshow bersama Oki Setiana Dewi.
Oki membagikan pengalaman perjalanan hidupnya, termasuk kiprah dalam dakwah, pendidikan, dan dunia profesional. Ia mengajak mahasiswa baru untuk memiliki keberanian dalam menentukan tujuan sekaligus kemauan untuk memperjuangkannya.
“There is a will, there is a way.”
Menurut Oki, kemauan untuk terus berusaha dapat menjadi kekuatan ketika seseorang menghadapi berbagai tantangan. Ia juga menyampaikan nasihat dari orang tuanya agar setiap hal yang dikerjakan tidak dilakukan dengan setengah hati.
“Jangan lakukan setengah-setengah. Finish what you start.”
Nasihat tersebut menjadi pengingat bahwa perjalanan pendidikan membutuhkan komitmen. Mahasiswa harus bersungguh-sungguh dalam menjalani setiap tahap perkuliahan hingga mencapai tujuan yang telah ditetapkan.
Sementara itu, sesi Sharing Alumni menghadirkan Bazari Azizi, M.Sc., alumni Universitas Tazkia yang berbagi pengalaman kepada mahasiswa baru.
Bazari mendorong para Tazkian untuk percaya terhadap pilihan yang mereka jalani dan menjadikan setiap pengalaman sebagai bahan pembelajaran. Menurutnya, proses yang dilalui selama masa kuliah dapat menjadi pijakan untuk terus berkembang dan membuka ruang kontribusi yang lebih luas.
Perjalanan Bazari menjadi gambaran bahwa pengalaman di bangku perguruan tinggi dapat menjadi modal untuk melangkah ke berbagai bidang dan memberikan dampak yang lebih besar.
Ia pun menitipkan pesan sederhana kepada mahasiswa baru.
“Jadilah yang terbaik.”
Selain itu, Bazari mengingatkan mahasiswa agar setiap pencapaian yang diraih dapat menjadi bentuk perjuangan untuk membanggakan serta mengharumkan nama kedua orang tua.
Membentuk Generasi Next Pioneers
Rangkaian orientasi Universitas Tazkia menghadirkan tiga pesan utama yang dapat menjadi bekal mahasiswa baru dalam memulai perjalanan akademiknya. Amanah dan ketauhidan ditekankan Prof. Syafii Antonio, ketekunan dan komitmen disampaikan Oki Setiana Dewi, sedangkan keteladanan melalui pengalaman alumni hadir dari Bazari Azizi.
Semangat Next Pioneers yang dibangun Universitas Tazkia tidak semata-mata diarahkan untuk mencetak mahasiswa yang unggul secara akademik. Lebih dari itu, mahasiswa diharapkan mampu membangun karakter, memiliki keteguhan dalam menjalani proses, serta menyelesaikan setiap tanggung jawab yang telah dimulai.
Ilmu dan potensi yang dimiliki juga diharapkan tidak berhenti untuk kepentingan pribadi, tetapi dikembangkan menjadi kekuatan untuk memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Melalui langkah awal di Universitas Tazkia, mahasiswa baru dipersiapkan menjadi generasi yang mampu “Inspiring Minds, Empowering the Future of Halal Industry”—generasi yang tidak hanya siap menghadapi tantangan masa depan, tetapi juga memiliki keberanian dan kapasitas untuk ikut membentuk masa depan industri halal.(ask)***





