
Oleh: Ridhazia
AMERIKA Serikat dan Iran telah mencapai kesepakatan damai pada pertengahan Juni 2026 dan ditandatangani di Swiss. Tetapi permusuhan dan konflik kedua negara masih terasa selama Piala Dunia 2026. Skuad timnas negara Islam Iran masih didiskriminasi.
Tergabung di Grup G bersama Belgia, Mesir, dan Selandia Baru, skuad dari Tanah Persia iti menjadi satu-satunya yang mengawali turnamen dunia dengan perjuangan yang berat.
Dilarang Menginap
Skuad Iran yang yang bermarkas di Tijuana, Meksiko dilarang menginap di negara AS. Dipaksa langsung kembali ke Meksiko pada hari yang sama usai akhir bertanding seperti saat laga melawan Selandia Baru di Los Angeles, AS.
Keikutsertaan Iran merupakan penampilan yang ke-7 di Piala Dunia. Secara historis, pencapaian terbaik Iran selalu menjadi kekuatan yang solid.
Iran vs AS
Jika berhasil lolos dari fase grup, Iran berpotensi menghadapi tim tangguh seperti Amerika Serikat di babak 32 besar.
Duel timnas AS vs Iran mungkin terjadi di Piala Dunia 2026, namun hanya bisa terwujud di babak gugur (knockout stage).
Kedua tim tidak akan bertemu di fase grup karena berada di grup yang berbeda. Skenario ini bisa terealisasi di babak 32 besar jika AS finis sebagai runner-up Grup D dan Iran menempati posisi kedua di Grup G.
AS tergabung di Grup D bersama Paraguay, Australia, dan Turki. Sedangkan Iran berada di Grup G bersama Belgia, Mesir, dan Selandia Baru.
Jika pertandingan ini benar-benar terjadi, laga tersebut dipastikan akan menjadi salah satu duel paling disorot di dunia.*
* Ridhazia, dosen senior Fidkom UIN Sunan Gunung Djati, kolumnis, pemerhati psikologi dan komunikasi sosial politik. bermukim di Bandung, Jawa Barat.


