Bandung Raya

Sinergi Kemenag dan Pesantren, Wujudkan Perlindungan Jaminan Sosial yang Optimal

15views

KAB. BANDUNG, Bandungpos.Id – Pengasuh Pondok Pesantren Daar El Jannah, H. Andris Fajar, S.Ag., M.Pd., menyampaikan apresiasi yang mendalam atas terselenggaranya kegiatan sosialisasi dan rekrutmen kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan. Acara yang berlangsung di Desa Gajahmekar, Kecamatan Kutawaringin, pada Kamis (4/6/2026) ini mengusung tema “Kerja Keras Bebas Cemas, Kerja Nyaman Tanpa Beban” dan dinilai sangat strategis demi kesejahteraan bersama.

Menurutnya, inisiatif ini merupakan langkah visioner yang tepat sasaran. Kehadiran program ini menjadi bukti nyata komitmen dalam memberikan rasa aman dan kepastian hukum bagi setiap insan yang bekerja, baik di sektor formal maupun informal. H. Andris Fajar menegaskan bahwa bekerja tanpa beban pikiran adalah hak dasar, sehingga melalui jaminan sosial yang kokoh, setiap individu dapat mengoptimalkan produktivitasnya tanpa dibayangi risiko yang tidak diinginkan.

Lebih jauh dijelaskan, wilayah Kutawaringin memiliki dinamika ekonomi yang cukup tinggi. Oleh karena itu, literasi mengenai pentingnya perlindungan diri dan keluarga menjadi sangat krusial agar tidak ada satupun warga yang tertinggal. Ia juga menyoroti pentingnya sinergi multipihak sebagai kunci keberhasilan, mengajak seluruh elemen menyambut program ini dengan antusias demi mewujudkan masyarakat yang sejahtera dan berkelanjutan.

Sementara itu, H. Ramlanul Sandi, S.Ag., M.M. selaku Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bandung, juga memberikan sambutan dan dukungan penuh terhadap kolaborasi yang terjalin. Menurutnya, inovasi yang menggabungkan unsur pendidikan dan perlindungan sosial ini mampu mengoptimalkan potensi lembaga sekaligus memberikan manfaat nyata bagi para santri dan tenaga pendidik.

Ia menilai bahwa selama ini aspek perlindungan kerja bagi pengasuh, pendidik, dan staf pesantren masih minim mendapatkan perhatian serius. Karena itu, kehadiran BPJS Ketenagakerjaan hadir sebagai solusi strategis yang mampu menjawab kebutuhan akan rasa aman dan kenyamanan dalam beraktivitas.

“Kami sangat mendukung dan berharap kegiatan ini tidak hanya sesaat, tetapi dapat berkelanjutan. Mudah-mudahan ini menjadi pemantik untuk terus menghadirkan program-program yang bermanfaat bagi masyarakat luas,” ujar Ramlanul Sandi.

Di akhir pemaparannya, ia menekankan bahwa keselamatan dan kesejahteraan pekerja adalah prioritas utama. Dengan adanya perlindungan yang memadai, para tenaga kependidikan dapat lebih fokus dan tenang dalam menjalankan tugas pengabdiannya untuk mencetak generasi yang berkualitas, pungkasnya. (Ask/Id)***

Leave a Response