DaerahKabupaten/Kota

Salmawati Paris Serahkan Buku nya di Perpustakaan Jeneponto, BAK Bedah Literasi Informasi

18views

KABUPATEN, JENEPONTO, Bandungpos- -Tokoh literasi Bachtiar Adnan Kusuma, membekali Mindset Literasi Digital kepada Pustakawan SD, SMP dan SMA SMK kabupaten Jeneponto di Bimbingan Teknis Literasi Informasi yang digelar Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Jeneponto, Rabu Tgl 6 Mei 2026. Acara yang digelar Bunda Literasi Kabupaten Jeneponto Salmawati Paris dan Plt. Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Jeneponto, Taufiq, disaksikan masing-masing Abdul Gafur, Hj. Syahru Rahmadani, dan Plt. Sekdis Perpustakaan dan Kearsipan Kab. Jeneponto Muh.Yanis.

Bunda Literasi Salmawati Paris menyerahkan buku karyanya berjudul “Dari Desa Menyalakan Harapan” kepada Plt Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Jeneponto.

Sementara itu, Bachtiar Adnan Kusuma didaulat menjadi pembicara pertama dengan judul materi “ Mengirimkan Literasi Informasi dan Pola Pikir Etika Digital” yang diikuti 50 orang peserta. Menurut Ketua Forum Penerima Penghargaan Tertinggi Nugra Jasadharma Pustaloka Perpustakaan Nasional ini, penting bagi guru-guru sebagai tokoh transformatif beperan mencardaskan anak-anak yang dibesarkan melalui pembentukan cara berpikir dan berpola pikir Mindset Digital yaitu memiliki pola pikir yang kuat untuk memahami dan memahami data dan teknologi dengan benar.

Bachtiar Adnan Kusuma, tegas kalau esensi dasar pola pikir digital adalah berpikir dan berinteraksi dengan data dan teknologi. “Data adalah semua model interaksi yang diperoleh sebagai referensi, analisis maupun komputasi, kuncinya cakap memanfatkaan internet dengan tujuan memperkaya informasi guru-guru kita” kata Bachtiar Adnan Kusuma.

Oleh karena itu, Bachtiar Adnan Kusuma mengajak guru-guru selain menjadikan informasi dan literasi sebagai kebutuhan pokok, informasi juga menjadi sebuah kekuatan sekaligus komoditas yang sehat jika dimanfaatkan dengan baik. Benar, kata BAK kalau informasi telah menjadi kebutuhan primer dan manfaatnya adalah membantu mengambil keputusan yang lebih baik, meningkatkan prestasi akademik dan memampukan menggunakan teknologi yang efektif dan efisien.

“ Literasi Informasi tidak hanya memacu potensi kemampuan berpikir kritis dan mendorong kemandirian belajar guru-guru, tapi yang lebih penting lagi adalah cerdas bermedia digital dan bijak memanfaatkan secara sehat literasi informasi dengan baik. Kuncinya, diperlukan Netiket kesadaran kolosal untuk melakukan sesuatu dengan sadar, , jujur, dan bijak bermedia digital” kunci Bachtiar Adnan Kusuma. Acara yang dipandu Wakil Ketua HIMPAUDI Jeneponto Ani Hajar, memimpin diskusi dengan hidup dan inspiratif. **(rm/BAK/BNN)

Leave a Response