Kesehatatan Pria

Tanda dan Gejala Infeksi Prostat pada Pria

219views

PROSTAT adalah kelenjar pada pria yang terletak mengelilingi leher dari kandung kemih bagian bawah dan uretra (saluran kemih). Fungsi prostat adalah memproduksi cairan prostat, yang merupakan cairan utama dari air mani ketika ejakulasi. Namanya organ tubuh, pasti ada saja gangguan kesehatan yang mengintai. Pada prostat, salah satu gangguan kesehatan yang sering terjadi adalah infeksi. Keadaan ini harus ditangani dengan cepat dan tepat sebelum terlambat.

Prostatitis adalah istilah untuk peradangan prostat yang sering disebabkan infeksi. Infeksi prostat dapat menyebar ke skrotum (kantung zakar). Apa saja gejala prostat pada laki-laki? Silakan Anda baca terus ulasan berikut ini.

 Gejala Infeksi Prostat pada Laki-laki

Infeksi prostat memiliki kadar dan jenis berbeda. Kategori yang paling ringan dari kondisi ini adalah asymptomatic inflammatory prostatitis atau prostatitis dengan peradangan tanpa gejala. Sesuai namanya, penderita tidak akan menunjukkan tanda-tanda layaknya kategori prostatitis lainnya. Peradangan diketahui saat air mani diperiksa. Umumnya jenis tersebut tidak membutuhkan terapi, kecuali bila peradangan ditemukan pada pasien yang juga mengalami kemandulan.

Pada infeksi prostat yang akut dan kronis, ciri-ciri gangguan prostat yang bisa terjadi yaitu:

  • Urine berbau tak sedap
  • Ada darah di dalam air seni atau air mani
  • Pegal-pegal
  • Rasa sakit seperti terbakar saat buang air kecil
  • Kesulitan buang air kecil
  • Demam atau kedinginan
  • Sering buang air kecil
  • Mual dan muntah
  • Nocturia(buang air kecil 2-3 kali di malam hari)
  • Nyeri di perut bagian bawah atau punggung bagian bawah
  • Kebutuhan mendesak untuk buang air kecil
  • Kandung kemih terasa sakit
  • Ejakulasi terasa menyakitkan

Prostatitis non-bakterial kronis adalah prostatitis kategori ketiga. Gejalanya mirip prostatitis bakterial kronis, tapi kemungkinan besar tidak disertai demam.

Kapan Harus ke Dokter?

Setelah mengenal ciri-ciri infeksi prostat di atas, sebaiknya kamu waspada. Disarankan untuk konsultasi dengan dokter lebih lanjut apabila terdapat gejala berikut selama beberapa hari:

  • Kesulitan berkemih, seperti pancaran berkemih yang lemah atau kesulitan keluarnya air seni
  • Terdapat gejala infeksi saluran kemih
  • Berkemih lebih sering
  • Nocturia
  • Nyeri berkemih, nyeri panggul, ataupun nyeri saat ejakulasi

Saat berkonsultasi, dokter biasanya akan melakukan pemeriksaan dengan cara mengambil riwayat medis hingga memastikan gejala.

Lalu, pemeriksaan fisik dapat juga dilakukan, termasuk ujian rektal digital, analisis sampel urine untuk tanda-tanda infeksi, hingga pengujian lainnya seperti tes darah dan analisis sperma. Semua ini demi memastikan ada atau tidaknya infeksi prostat.

Tes pencitraan pun biasanya dilakukan guna memeriksa penyumbatan dan masalah lain di saluran kemih atau prostat. Biopsi bisa saja dilakukan, dengan melibatkan pengambilan beberapa jaringan dari prostat untuk diperiksa di bawah mikroskop. Tes-tes tersebut dapat mengonfirmasi diagnosis prostatitis dan mengesampingkan kondisi lain, seperti kanker.

Hasilnya juga dapat membantu menentukan pengobatan terbaik. Walaupun ringan, prostatitis jangan pernah dianggap remeh. Sebaiknya lakukan pemeriksaan fisik rutin untuk mengetahui kondisi kesehatan prostat Anda. Kenali gejala prostat bermasalah di atas. Jika sewaktu-waktu Anda merasa mengalami ciri infeksi prostat, jangan tunda untuk segera berobat ke dokter. Semakin cepat dideteksi dan diobati, semakin besar pula kemungkinan untuk sembuh.***(Penulis: dr. Sara Elise Wijono, MRes/Sumber: KlikDokter.com/Foto: Istimewa)

 

Leave a Response