Kesehatan Wanita

Saat Haid, Ini Olahraga yang Tidak Boleh Dilakukan

218views

WANITA sedang haid juga perlu berolahraga. Hal ini bertujuan untuk menjaga kebugaran tubuh, sekaligus membantu mengurangi keluhan saat datang haid. Faktanya, olahraga saat haid dapat membantu meredakan gejala sakit perut, kembung, badan lemas, dan sakit kepala. Meski demikian, bukan berarti wanita haid bisa melakukan sembarang olahraga. Pasalnya, terdapat beberapa gerakan olahraga yang tidak boleh dilakukan saat haid. Penasaran apa saja olahraga yang termasuk? Ingin tahu bagaimana solusinya? Yuk, cek selengkapnya!

Olahraga yang Dilarang saat Haid

Dijelaskan oleh dr. Devia Irine Putri, tidak ada larangan medis terkait olahraga saat haid. Meski begitu, wanita haid tetap tidak dianjurkan untuk melakukan gerakan sembarangan, karena dapat mengganggu kenyamanan atau bahkan memperburuk keluhan. Lantas, apa saja olahraga yang tidak boleh dilakukan saat haid? Berikut beberapa di antaranya: 

Latihan Kardiovaskular dengan Intensitas Tinggi

Tingkat hormon progesteron dan estrogen berada pada titik terendah selama Anda haid. Hal inilah yang membuat Anda mengalami badan lemas, mudah lelah, atau kurang energik. Oleh sebab itu, akan lebih baik untuk tidak melakukan latihan kardiovaskular ketika datang bulan. “Latihan kardiovaskular yang sebaiknya dihindari saat haid, misalnya Muay Thai atau aerobik berdurasi lama dengan gerakan yang sulit,” ucap dr. Devia.

Pose Yoga Terbalik

 Melakukan latihan yoga memang baik untuk meningkatkan suasana hati ketika haid. Namun, untuk bisa meraih manfaat tersebut, Anda perlu menghindari gerakan yoga dengan pose terbalik. Pada dasarnya, gerakan yoga pose terbalik mengharuskan Anda ‘berdiri’ menggunakan kepala dengan posisi kaki di atas, seperti sedang melakukan sikap lilin.

Menurut ahli fisiologi olahraga dan penulis Mind Your Own Fitness, Greg Justice, shoulder standheadstand, dan pose yoga terbalik sebaiknya tidak dilakukan selama haid. Justice menjelaskan, posisi-posisi tersebut dapat menyebabkan penyumbatan pembuluh darah di rahim. Hal ini bisa mengakibatkan aliran haid yang berlebihan.

 Gerakan Lain yang Memperburuk Gejala

Hindari juga gerakan olahraga yang dapat memperburuk gejala haid. Contohnya, jika Anda mengalami nyeri panggul, melakukan squat dapat menyebabkan ketidaknyamanan. Maka, gerakan olahraga tersebut sebaiknya dihindari. Selain itu, dr. Devia juga menyarankan untuk tidak berolahraga terlalu intens atau berdurasi lama. Hal ini bisa membuat tubuh sangat lelah, sehingga keluhan bertambah parah.

Tips Nyaman Olahraga saat Sedang Haid

Meski ada beberapa gerakan yang dilarang, bukan berarti Anda sama sekali tidak boleh berolahraga saat haid. Anda justru dianjurkan untuk berolahraga, asalkan tetap memperhatikan gerakan, intensitas, dan durasi. Selain itu, praktikkan pula tips berikut ini agar olahraga saat haid tetap terasa nyaman.

  • Awali dengan peregangan. Hal ini bertujuan untuk mengurangi ketegangan dan meningkatkan aliran darah
  • Cukupi kebutuhan cairan tubuh guna menghindari dehidasi. Faktanya, kekurangan cairan atau dehidrasi membuat kamu lebih berisiko mengalami perburukan gejala haid
  • Minum obat pereda nyeri yang dijual bebas, seperti ibuprofen atau parasetamol. Hal ini bertujuan untuk mencegah risiko kram saat olahraga
  • Gunakan pembalut atau tampon dengan daya serap banyak. Tindakan ini agar Anda tidak mengalami ‘kebocoran’ saat sedang asyik berolahraga

Olahraga saat haid adalah hal yang baik, asalkan dilakukan dengan cara yang tepat. Jika sembarangan, aktivitas positif tersebut malah bisa membuat keluhan datang bulan Anda semakin parah.*(Tri Yuniwati Lestari/KlikDokter.com)

Leave a Response