Daerah

Prediksi Caleg Yang Bakal Duduk di Kursi Empuk DPRD Kabupaten Garut 2024-2029

Hasil penghitungan Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Garut di Daerah Pemilihan (Dapil) 1 sejumlah nama petahana masih mendominasi perolehan suara. Beberapa nama petahana Anggota DPRD Garut masih banyak yang mendominasi

232views

GARUT, BANDUNGPOS.ID – Hasil penghitungan Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Garut di Daerah Pemilihan (Dapil) 1 sejumlah nama petahana masih mendominasi perolehan suara. Beberapa nama petahana Anggota DPRD Garut masih banyak yang mendominasi diantaranya Iden Sambas dari PKB, Dila Nurul Fadilah, Riki Muhamad Sidik dan masih banyak Caleg lainnya. Sementara itu dari sisi perolehan suara partai, di Dapil 1 Garut, Partai Golkar masih menjadi yang terkuat disusul oleh Gerindra dan PKS. Hasil hitung KPU ini baru mencapai 81,10 persen suara yang masuk. Dikutip dari website pemilu2024.kpu.go.id berikut raihan suara tertinggi Calon Anggota Legislatif (Caleg) di tiap partai politik di Dapil 1 Kabupaten Garut: 1. Partai Kebangkitan Bangsa Jumlah Suara Sah Partai Politik:4.921Jumlah Suara Sah Partai Politik dan Calon:16.323 suara. Raihan suara tertinggi didapatkan H. IDEN SAMBAS, S.Pd.I. dengan 8.1672 suara. Kemudian disusul oleh GALIH FACHRUDIN QURBANY dengan raihan 1.716 suara. 2. Partai Gerakan Indonesia Raya Partai Gerindra meraih Jumlah Suara Sah Partai Politik: 6.154 dan Jumlah Suara Sah Partai Politik dan Calon: 33.402. Suara tertinggi diraih oleh, DILA NURUL FADILAH, S.E sebanyak 11.8832 lalu disusul oleh Drs. H. DUDUNG S, M.Si raihan suara 5.056. Posisike tiga raihan suara cukup signifikan diraih oleh H. ADE RIJAL, S.Ag sebanyak 4.211. 3. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Jumlah Suara Sah Partai Politik:2.272Jumlah Suara Sah Partai Politik dan Calon:12.077. Sementara suara tertinggi di PDIP diraih oleh NONO DARSONO3.314 disusul oleh YUDHA PUJA TURNAWAN 3.153 suara. 4. Partai Golongan Karya Jumlah Suara Sah Partai Politik: 4.914 Jumlah Suara Sah Partai Politik dan Calon: 38.107. Sementara raihan suara Caleg tertinggi diraih oleh FAHAD FAUZI sebanyak 10.780 disusul oleh H. IMAT ROHIMAT, S.IP sebanyak 10.128 suara. 5. Partai NasDem Jumlah Suara Sah Partai Politik 1.408 Jumlah Suara Sah Partai Politik dan Calon 12.307 suara. Sementara raihan suara Caleg diurutan 1 diraih oleh Mira Lestari Fitriani,S.E sebanyak 2.991. 6. Partai Keadilan Sejahtera Jumlah Suara Sah Partai Politik sebanyak 4.272 dan Jumlah Suara Sah Partai Politik dan Calon sebanyak 23.694 suara. Suara tertinggi Caleg diraih oleh HASAN BASRI, S.Ag sebanyak 4.510. 7. Partai Amanat Nasional Jumlah Suara Sah Partai Politik sebanyak 1.743 dan Jumlah Suara Sah Partai Politik dan Calon sebanyak 8.215 suara. Caleg tertinggi peraih suara diraih oleh TAUFIK HIDAYAT, S.H.I sebanyak 3.712. 8. Partai Bulan Bintang Jumlah Suara Sah Partai Politik sebanyak 516 dan Jumlah Suara Sah Partai Politik dan Calon sebanyak 4.591. Caleg dengan raihan suara tertinggi adalah HUDAN MUSHAFUDDIN, S.Th.I sebanyak 2.717. 9. Partai Demokrat Baca Juga: Alhamdulillah Cair! Berikut Jadwal Pencairan Gaji KPPS, PTPS dan Saksi Pemilu 2024, Berapa Besarannya? Jumlah Suara Sah Partai Politik sebanyak 2.079 dan Jumlah Suara Sah Partai Politik dan Calon sebanyak 15.503. Caleg dengan raihan suara tertinggi adalah RIKI MUHAMAD SIDIK, S.Sos sebanyak 7.240 disusul oleh WAHYATUL BARZAH sebesar 3.034 suara. 10. Partai Persatuan Pembangunan Jumlah Suara Sah Partai Politik sebanyak 2.184 dan Jumlah Suara Sah Partai Politik dan Calon sebanyak 21.889. Caleg dengan raihan suara terbanyak adalah ASEP MULYANA, S.E 6.097 disusul oleh DADAN GUNAWAN, S.H sebanyak 5.006 suara. Disclaimer Publikasi Form Model C/D Hasil adalah hasil penghitungan suara di TPS dengan tujuan untuk memudahkan akses informasi publik. Penghitungan suara yang dilakukan oleh KPPS, rekapitulasi hasil penghitungan suara dan penetapan hasil pemilu dilakukan secara berjenjang dalam rapat pleno terbuka oleh PPK, KPU Kabupaten/Kota, KPU Provinsi dan KPU berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan.**(BNN)

Leave a Response