Daerah

‘Pabukon Alit’ Bernuansa Alam Yang Mempesona

291views

Pabukon Alit Bernuansa Alam Yang Mempesona

           Garut, BANDUNGPOS.ID (30/80/22):  DESA Sukabakti, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut. Dari area ini, keindahan Kota Garut terhampar, jika malam tiba, Kota Garut tampak gemerlapan bagaikan intan yang sangat indah dan memesona. Pabukon Alit yang digagas oleh seorang Widyaiswara, Dr.H.Endang Juhari,SH.MH yang biasa disapa “Abah” ini dan dikelola oleh isteri tercinta, Pendongeng Nasional, Kak Dra.Hj.Henny Helmiati Juhari, M.M.Pd ( Direktur Anglia Kiddy Club dan Lembaga Pengembangan Media Anak ), memiliki koleksi buku yang banyak dan beragam, mulai dari buku mata pelajaran, sains, buku cerita/dongeng, komik, hingga buku cara bercocok tanam termasuk majalah anak-anak dan remaja. Berada diantara tanaman padi, buah naga, jeruk garut, belimbing, kopi, papaya dan aneka tanaman hias, diantaranya bunga sedap malam. Membaca di tengah sawah dan kebun menghadirkan sensasi tersendiri, pengunjung Pabukon Alit dapat memilih tempat membaca yang rileks , di ruang utama atau memilih membaca di saung ala pedesaan, ada empat saung yang leluasa dipergunakan untuk berliterasi, diantaranya Saung Ageung, Saung Naga, Saung Guntur dan Saung Bambu. Pengunjung juga akan termanjakan kolam pancing yang luas.

“ Saya terinspirasi oleh para tokoh di tayangan televisi, orang lain bisa berbuat suatu kebaikan, saya juga bisa “ kata Abah ( sapaan akrab Dr.H.Endang Juhari,SH.MH ) penggagas Pabukon Alit tersebut. Semangat literasi Abah, tanpa korupsi mampu membangun mindset warga sekitar untuk menciptakan karakter gaya hidup yang lebih baik lagi melalui membaca.

Buku-buku di sana boleh dibaca gratis, bahkan Abah bersama sang isteri, Kak Henny Juhari yang sekarang lebih akrab disapa “ Bunda Henny” setiap bulannya rutin mengadakan kegiatan Literasi Alam bersama Anak Yatim binaan Pabukon Alit, sekarang ini ada 20 orang Anak Yatim usia PAUD,SD,SMP dan SMA/SMK selalu menunggu digelarnya kegiatan Literasi Alam tersebut dengan aneka aktivitas yang menyenangkan, diantaranya, membaca, mendengarkan dongeng Bunda Henny, games dan doorfrize menarik, cerita tentang buku yang telah dibacanya yang diakhiri dengan do’a bersama dan pemberian bingkisan serta uang kadeudeuh. Abah Endang dan Bunda Henny terus berupaya menghadirkan inovasi dan kreativitas, sehingga jumlah pengunjung Pabukon Alit terus bertambah.

Ketua Kelompok Membaca Pabukon Alit, Fisyanti mengungkapkan, ke Pabukon Alit dibawa ke tradisi berliterasi yang meliputi, membaca, mendengarkan, berbicara dan belajar memecahkan masalah, dampaknya senang, bagi Anak Usia Dini, ada teman bermain dan menambah ilmu. Dalam jangka pendek, kata Fissy, ia dan teman-teman ingin punya usaha mandiri,praktik fotografi, membuat film indie di tempat ini serta kegiatan lain yang menghasilkan suatu karya sesuai potensi masing-masing.

Dengan kehadiran Pabukon Alit ini, kemampuan literasi anak benar-benar terbuka, kalau bisa tiap minggu diadakan pertemuan, “ ingin sukses diperbankan “ itu cita-cita Fissy ke depan.

Pabukon Alit yang menyatu dengan Objek Kolam Pancing dan Wisata Tani Bumi Rancamaya ini berada di lahan seluas 3,5 Ha, lokasinya tidak jauh dari objek wisata Cipanas Garut. ** ( R Mur/bp )

 

Leave a Response