Pendidikan

Menyiapkan SDM Unggul  Adiwiyata Menuju Indonesia Maju

248views
MADING DIGITAL

Lilis Siti Rahayu, SPd, M.MPd

ADIWIYATA berasal dari dua  kata sansekerta yaitu ADI dan WIYATA.  Adi sendiri mempunyai arti yaitu besar, agung, baik, ideal atau sempurna. Sedangkan Wiyata mempunyai arti tempat dimana seseorang mendapatkan ilmu pengetahuan, norma dan etika. Untuk membedah aksi literasi Adiwiyata di SDN-33 ASMI Bandung, team Redaks BANDUNGPOS.ID berhasil mewawancara khusus Kepala sekolahnya, Ny. Lilis Siti Rahayu, SPd.M.MPd.  

Berikut petikan wawancaranya.

BANDUNGPOS.ID : Seperti apa Ibu memaknai   gerakan Literasi  Budaya Adiwiyata sekolah semala ini ?

Ny. LILIS SITI RAHAYU,. SPd.M.MPd :  Melihat dari kalimat literasi adiwiyata yakni tugas kepala sekolah mempersiapkan  peserta didik di sekolah, maupun di rumah semakin baik secara karakter dan internetnya.

BANDUNGPOS.ID :  Bagaimana  cara  Ibu  memberikan ruang bagi  siswa dan guru  berbudaya literasi Adiwiyata?

 Ny. LILIS SITI RAHAYU,. SPd.M.MPd :    Seperti yang siswa rasakan  setiap Senin upacara, selasa  sholat Dhuha, Rabu literasi. Hari yang lain gelar GPS ( gerakan pungut sampah), dan kegiatan positif lainnya.

BANDUNGPOS.ID : Mengapa literasi Adiwiyata mendapat prioritas  belajar siswa ?

 Ny. LILIS SITI RAHAYU,. SPd.M.MPd :    Karena sangat terintegrasi degan 4C ( belajar secara Creative, Critical thinking, Communicative,  dan Collaborative).

BANDUNGPOS.ID : Aksi  seperti apa  saja agar budaya literasi Adiwiyata semakin berhasil  bagi siswa  ?

Ny. LILIS SITI RAHAYU,. SPd.M.MPd :    Aksi seperti program  sapa, salam pagi, upacara, sholat Dhuha, baca Al- Qur’an, literasi, menanam,menyiram, memeligara, dan banyak lagi.

BANDUNGPOS.ID : Siapa saja stake holder yang menjadi  mitra  kerja gerakan literasi Adiwiyata di sekolah ?

Ny. LILIS SITI RAHAYU,. SPd.M.MPd :     Stake holdernya ya Disdik Kota Bandung, Pemerintah RT/RW terdekat sekolah, pengurus komite sekolah, orang tua siswa  dan lembaga lainnya, seperti kantor PLH Kota Bandung.

BANDUNGPOS.ID : Konsep dan penguatan seperti apa  agar GPS  dan Kang Pisman di sekolah  semakin berinovasi ?

 Ny. LILIS SITI RAHAYU,. SPd.M.MPd :    Membiasakan dan membudayakan anak untuk mengurangi limbah sampah dengan cara  membawa tumbler. Mengavokasi  tentang kang Pisman, dan aksi lingkungan sehat, bersih, hijau dan berbunga. * r mur/bp |

 

 

 

 

 

Leave a Response