Agama

Mensyukuri Nikmat Allah

267views

 

Oleh Ustadzah Rizka Rustianti. S.Sos  ( Pengajar Utama di Perguruan Uswatul Islam)

 

SEBENARNYA, kita mengeluh bukan karena rezeki yang Allah SWT berikan sedikit, tapi kurangnya rasa syukur kita terhadap apa yang telah Allah SWT berikan.  Karena sejatinya, Allah SWT telah mencukupkan rezeki untuk setiap hamba-Nya, tidak akan berkurang jatah rezekinya, sebab Allah Maha Tahu keadaan hamba-Nya⁣

Dalam surah Asy-Syura ayat 27 Allah berfirman: “Dan sekiranya Allah melapangkan rezeki kepada hamba-hamba-Nya niscaya mereka akan berbuat melampaui batas di bumi, tetapi Dia menurunkan dengan ukuran yang Dia kehendaki. Sungguh, Dia Maha Mengetahui terhadap (keadaan) hamba-hamba-Nya, Maha Melihat”⁣

 

Bagaimanapun keadaan kita saat ini, cobalah untuk berkhusnudzon (berbaik sangka) kepada Allah SWT. Bersyukurlah dengan apa yang kita dapatkan, dengan yang kita miliki⁣.

Daripada sibuk mengeluhkan doa-doa yang belum dikabulkan, lebih baik perbanyak syukur atas segala yang Allah SWT berikan. Semoga Allah SWT  memberikan kita kemampuan untuk bisa mensyukuri nikmat. Karena nikmat yang tidak di syukuri itu akan berujung dengan malapetaka & penyesalan. Sebaliknya ujian yang dijalani dengan sabar akan berujung dengan kenikmatan.

Menebar  Kebaikan

Jadilah manusia yang memberi manfaat kebaikan kepada insan yang hidupnya disekeliling kita. Teruslah mengerjakan kebaikan dan juga menebar keselamatan walau banyak orang menghina ataupun meremehkan amal kita. Tetaplah berbagi nasehat serta kebaikan meski hanya berbagi sedikit ilmu ataupun senyuman kecil untuk menebar kemesraan kepada sesama manusia. Tidak harus menunggu kaya ataupun berkuasa untuk bersedekah dan membantu saudara yang susah.

 

Amal ibadah yang tulus & ikhlas meski sedikit tapi nilainya jauh lebih berharga daripada sholat tahajud pada sepanjang malam atau menyebar sedekah dengan jumlah sangat luar biasa tetapi niatnya ingin dipuji manusia.

 

Allah Yang Maha Melihat tentu lebih mengetahui yang terlihat serta segala yang tersembunyi. Begitu juga dengan keikhlasan hati setiap insan saat beramal ibadah. Tak ada satupun yang terlewat dari pengawasan-Nya segala hal yang terjadi didalam pusaran jagad alam semesta.

 

 

 

 

Leave a Response