Bandung Raya

Mengenang Perintis Kampung Cirengot Ujungberung

364views

Oleh Teguh Ari Prianto

TERLETAK di Kelurahan Sukamulya Kecamatan Cinambo Kota Bandung, terdapat sebuah nama jalan sekaligus nama kampung yang disebut Cirengot. Namanya unik memang, namun jarang orang tahu arti nama itu, kecuali penduduk sekitar Sukamulya yang relatif lama tinggal menetap disana.Tokoh Masyarakat sekitar Sukamulya, H. Dargawan, melalui dokumen silsilah keluarga yang disampaikan kepada Taman Bacaan Masyarakat Sukamulya Cerdas, menunjukan  catatan menarik tentang Nyi Engot yang bernama lengkap Nyi Raden Engot.

Kisah hidup Nyi Engot, menurut petikan dalam dokumen  tersebut, sangat erat dengan keberadaan pendiri Kewedanaan Ujungberung pertengahan abad ke-19 yaitu, Raden Raksamanggala.

Raksamanggala memiliki keturunan berjumlah 11 orang. Anak ke-4 dari 11 bersaudara itu adalah N.R. Engot  Sebagai orang yang tinggal di Ujungberung, Nyi Engot terkenal sebagai tuan tanah karena memiliki lahan yang  luas dan tempat tinggalnya pun berada sangat strategis tepat berhadapan dengan Alun-alun Ujungberung (sekarang).

Nyi Engot  dikenal sebagai orang yang melakukan “ngababakan” (buka lahan ; red). Seiring berjalannya waktu, tempat tinggal Nyi Engot  itu kemudian dinamakan Babakan Cirengot. Nyi Engot seorang putra daerah dari keluarga terpandang, memiliki perangai yang baik dan penuh keteladanan. Lahir dan besar dari   lingkungan “Menak Bandung”, membuat Nyi Engot sangat dihormati dan diteladani.

Sosoknya yang bersahaja, mudah diingat warga sebagai tokoh penolong kepada sesama, seperti membantu orang yang berkesusahan, memperhatikan kelangsungan proses pendidikan warga dan lain sebagainya. Sepeninggalan dirinya, selain nama Nyi Engot tertulis sebagai sebuah nama kampung Babakan, dan diabadikan menjadi nama sebuah jalan yaitu Jalan Cirengot. Jalan ini menyambungkan dua ruas jalan yaitu Jalan Rumah Sakit Ujungberung dengan Jalan A.H. Nasution yang tepat menghadap Alun-alun Kecamatan Ujungberung Kota Bandung.

Tokoh-tokoh Berpengaruh

Raksamanggala sebagai ayah dari N.R. Engot dikenal sebagai sosok berpengaruh dan berhasil melahirkan tokoh-tokoh bangsa yang cukup berjasa di Indonesia. Seperti dikututip H. Dargawan, bahwa sejumlah nama besar dari keturunan E. Raksamanggala lahir menjadi orang-orang besar. Diantaranya ada yang berkiprah dalam berbagai bidang penting di masyarakat.  Sebut saja nama R. Ali Sadikin,  yang  pernah jadi Gubeenur DKI Jakarta,  R. Hasan Sadikin sebagai tokoh bidang kesehatan, selanjutnya diabadikan menjadi nama sebuah rumah sakit di Kota Bandung yaitu Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS), juga ada nama R. Achmad Yusuf atau terkenal dengan Abah Us Us yang dalam masa hidupnya terkenal sebagai pelawak dari kelompok komedian D’Bodor.

Tidak kalah penting, nama R. Soedarma Soeradiradja sebagai tokoh pendidikan. Seorang akademisi dan peneliti sejarah dari Universitas Padjadjaran (Unpad), Dr.Hj. Nina H. Lubis, M.S. dalam sebuah tulisannya tentang Biografi R. Soedarma Soeradiradja (1900-1991), menyebutkan bahwa R. Soedarma Soeradiradja merupakan tokoh penting dibalik pendirian sejumlah perguruan tinggi ternama di Jawa Barat bahkan di Indonesia yaitu Universitas Padjadjaran dan Universitas Pasundan.

Banyak lagi  keturunan ayahanda Nyi Engot ini yang berkiprah memajukan kehidupan rakyat. Warga Kelurahan Sukamulya sangat menghormati keluarga besar Nyi Engot hingga kini. Pemilihan nama jalan dan nama kampung dengan sebutan Cirengot menjadi bukti apresiasi warga atas ketokohan NR. Engot.

Nyi Engot yang tinggal kenangan, beristirahat untuk selama-lamanya. Beliau dimakamkan di lokasi pemakaman di Kampung Cirengot dengan hiasan batu nisan yang penuh kesederhanaan.**( Penulis dosen Universitas Al Ghifari, Ketua TBM Kota Bandung)

 

Leave a Response