Seks

Masalah Seksual yang Sering Menimpa Pasutri

419views

Oleh: dr. Sara Elise Wijono, Mres.

ANDA dan pasangan sedang dingin di tempat tidur? Jika ya, Anda tak perlu khawatir. Ya, masalah atau problema seksual yang dihadapi pasutri (pasangan suami istri) lumrah dialami. Berbagai kesibukan sehari-hari bisa jadi penyebabnya, termasuk urusan pekerjaan, mengurus anak, serta masalah rumah tangga lain. Tak heran jika urusan ranjang pasutri bisa menjadi prioritas terakhir.

Namun, bila masalah tersebut dibiarkan terlalu lama, perkawinan Anda mungkin saja terkena dampaknya. Salah satu kunci utama mengatasi masalah seksual pasutri adalah dengan berkomunikasi. Bila Anda dan pasangan saling bisa terbuka dan berdiskusi dengan baik, niscaya dapat menemukan jalan keluarnya.

Sebenarnya, apa saja masalah seksual yang kerap dialami pasutri? Berikut daftarnya:

1. Tidak Berhubungan Intim Sama Sekali

Mungkin Anda dan pasangan sama-sama lelah atau sibuk, sehingga merasa tidak ada waktu dan energi untuk melakukannya. Karena sudah lama tidak berhubungan intim, Anda dan pasangan lantas malu untuk menginisiasinya. Coba renungkan, apakah terdapat masalah dalam pernikahan yang membuat kalian berdua enggan terlibat secara intim?

Anda dapat memulai mencari tahu penyebabnya dengan menganalisis kebiasaan berhubungan di awal pernikahan. Galilah lebih dalam dan nilai apa yang berbeda dari kebiasaan dulu dan saat ini. Jika sudah diketahui sebabnya, diskusi dengan pasangan bisa berlanjut untuk mengatasinya.

Terkadang, cara termudah mengatasi masalah ini hanya dengan menargetkan untuk berhubungan secara rutin. Misalnya, berhubungan intim seminggu sekali. Jika Anda dan pasangan sudah kembali “terbiasa” berhubungan rutin dan menikmatinya, masalah ini dapat hilang dengan sendirinya.

2. Penggunaan Sex Toys

Sex toys menjadi salah satu hal yang sering memicu masalah di tempat tidur. Misalnya, Anda ingin menggunakannya untuk mendapatkan sensasi seks berbeda, sementara pasangan mungkin merasa tidak nyaman. Jika masalah seksual suami istri ini Anda alami, jangan ragu untuk berdiskusi. Mengapa salah satu pihak ingin menggunakan sex toys? Mengapa pihak lainnya enggan? Apakah bisa mencari jalan tengah yang memuaskan kedua belah pihak?

3. Tak Terhubung Secara Emosional

Seks memang penting dalam sebuah hubungan. Namun, tidak sedikit pasangan yang justru tak merasa terhubung secara emosional saat bercinta. Tentunya, hal ini bisa menimbulkan rasa tidak puas bagi salah satu atau kedua belah pihak. Tak ada salahnya untuk kembali mempererat hubungan Anda dan pasangan secara romantis. Misalnya, jadwalkan waktu ngobrol berduaan tanpa gangguan gadget dan anak setiap malam. Jangan ragu untuk saling berkontak fisik dengan pasangan, misalnya berpelukan, mencium, membelai, serta milikilah waktu berkencan rutin.

4. Masalah Seputar Seks Oral

Hal ini akan menjadi masalah saat kamu dan pasangan memiliki orientasi yang berbeda tentang seks oral. Misalnya, salah satu menginginkannya sementara pasangannya membencinya. Solusinya kembali dengan mencari jalan tengah. Misalnya, mungkin seks oral bisa dilakukan sesekali, tapi tidak perlu setiap kali berhubungan intim. Atau, diskusikan solusi agar seks oral lebih nyaman bagi kedua belah pihak. Bisa dengan mandi sebelum berhubungan dan mencukur bulu kemaluan.

5. Perbedaan Gairah Seksual Antara Pasangan

Masalah akan muncul bila Anda menginginkan seks setiap hari, sedangkan pasangan tidak. Jika Anda mengalami ini, bisa-bisa malah pertengkaran yang terjadi setiap kali ingin bercinta. Pasangan dengan gairah seksual lebih tinggi perlu mencari cara menyalurkannya secara sehat, atau berusaha menurunkannya. Sementara, pasangan dengan gairah seksual lebih rendah perlu mencari cara bisa memenuhi “kebutuhan” pasangannya tanpa merasa dipaksa bercinta.

6. Kesulitan Berdiskusi Mengenai Kehidupan Seksual

Ini juga bisa menjadi pemicu masalah hubungan seksual pasutri. Tak bisa dimungkiri, topik seks masih dianggap tabu oleh banyak orang. Sering kali, topik ini sulit dibicarakan secara terbuka, bahkan oleh suami istri sekali pun. Padahal, mungkin Anda atau pasangan memiliki preferensi, bahkan hal tertentu yang tidak disukai dari kehidupan seksual.

Mari coba patahkan rasa malu dan mengomunikasikan keinginan masing-masing dengan lebih baik. Mungkin Anda ingin foreplay lebih lama, mungkin pasangan menyukai rangsangan tertentu, mungkin butuh eksperimen di ranjang. Dengan saling terbuka pada keinginan masing-masing, Anda dan pasangan akan lebih mudah untuk saling memuaskan.

7. Tidak Fokus

Pernahkah Anda sedang bercinta, tapi pikiran malah memikirkan berbagai hal lainnya? Contohnya urusan rumah tangga atau kebutuhan anak. Masalah ini mungkin lebih sering dialami oleh wanita. Walaupun dirasa sepele, hal tersebut dapat berujung pada masalah seksual suami istri. Bagaimanapun, jika pikiran tidak fokus, mungkin sulit bagi Anda untuk menikmati sesi bercinta. Jadi, saat pikiran sedang ke mana-mana, cobalah untuk kembali fokus. Bila perlu, jadwalkan sesi bercinta di momen Anda sedang tenang dan tidak banyak pikiran.

8. Terlalu Fokus pada “Hasil”

Masalah seksual suami istri yang satu ini sering kali tidak disadari. Mungkin Anda menargetkan kehamilan, atau kepuasan dan orgasme. Akibatnya, Anda terlalu terfokus pada hasil akhir sehingga tidak menikmati proses dari bercinta itu sendiri. Cobalah untuk lebih rileks dan nikmati semua tahapan dalam bercinta. Jangan sampai bercinta dengan pasangan dijadikan ‘alat’ semata untuk mencapai tujuan. Fokuskan juga pada sesi bercinta, misalnya dengan foreplay, menggunakan lingerie, dan menggunakan sex toys.

9. Tidak Menikmatinya

Masalah dalam hubungan intim bisa timbul apabila salah satu pihak tidak atau kurang menikmatinya. Bisa jadi, hubungan intim malah dihindari karena kurang merasakan kepuasan. Perlu diketahui, memang untuk wanita mencapai kepuasan seksual cenderung lebih sulit dibandingkan pria. Karena itu, suami dapat membantu istri dengan memberikan stimulasi pada berbagai titik sensualnya.

10. Terasa Tidak Nyaman

Jika seks tidak nyaman, bahkan terasa menyakitkan, tentunya akan memengaruhi kehidupan seksual. Berbagai faktor dapat menjadi pencetusnya, seperti posisi, kurangnya pelumas, kurangnya foreplay, dan sebagainya. Agar pasutri bisa tetap mesra di ranjang, berilah perhatian khusus terhadap masalah seksual dan jangan biarkan berlarut-larut. Jika Anda merasa sulit menyelesaikan masalah dengan pasangan, cobalah mencari pertolongan atau berkonsultasi dengan profesional.**(Sumber: KlikDokter.com)

Leave a Response