DaerahKabupaten/Kota

IPLM Jeneponto ke Peringkat Tiga Sulawesi Selatan, Pintu Menuju Jeneponto Bahagia

Pencapaian ini sekaligus menandai kemajuan signifikan Jeneponto karena berhasil mengungguli sejumlah daerah lain, termasuk Kabupaten Maros yang selama ini dikenal aktif dalam pengembangan literasi, namun kini berada di peringkat keenam dengan nilai 22,17.

92views

Jeneponto-Bandungpos.id Kabar menggembirakan datang dari dunia literasi di Kabupaten Jeneponto. Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) daerah ini melonjak ke peringkat ketiga tingkat Provinsi Sulawesi Selatan, berdasarkan hasil pengukuran terbaru tahun 2026.

Berdasarkan Surat Deputi Bidang Pengembangan Sumber Daya Perpustakaan Nomor: B.844/4/APB.00.02/II.2026 tertanggal 20 Februari 2026 yang diterbitkan oleh Perpustakaan Nasional RI, nilai IPLM Kabupaten Jeneponto sebesar 27,48, menempatkannya di posisi ketiga setelah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan di peringkat pertama dengan nilai 55,41 dan Kabupaten Enrekang di peringkat kedua dengan nilai 30,2.

Pencapaian ini sekaligus menandai kemajuan signifikan Jeneponto karena berhasil mengungguli sejumlah daerah lain, termasuk Kabupaten Maros yang selama ini dikenal aktif dalam pengembangan literasi, namun kini berada di peringkat keenam dengan nilai 22,17.

Kenaikan peringkat IPLM ini dinilai sebagai hasil nyata dari perjuangan bersama antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam membangun budaya literasi. IPLM sendiri merupakan indikator penting yang mengukur keberhasilan pembangunan literasi melalui berbagai aspek, seperti koleksi, sumber daya manusia, layanan, pengelolaan, pemaparan, dan kinerja perpustakaan.

Tokoh literasi nasional, Pounder TBM An Nur, Ella’ Sahabuddin, menyampaikan apresiasi atas pencapaian tersebut. “Selamat kepada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Jeneponto atas pencapaiannya. Ini adalah bukti keseriusan dan kerja nyata dalam membangun literasi di daerah,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa keberhasilan ini tidak lepas dari kolaborasi yang kuat antara pemerintah kabupaten dengan para pengelola perpustakaan dan taman baca masyarakat. “Terima kasih kepada seluruh teman-teman pengelola perpustakaan, perpustakaan khusus, dan taman baca atas kolaborasinya dengan pemerintah kabupaten. Semoga capaian ini menjadi motivasi untuk lebih bersemangat lagi dalam mengembangkan literasi di Jeneponto,” tambahnya.

Peningkatan IPLM Jeneponto menunjukkan bahwa literasi semakin menjadi perhatian utama dalam pembangunan daerah. Kehadiran perpustakaan dan taman baca masyarakat di tingkat desa/kelurahan dan perhatian Pemeruntah Daerah melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Jeneponto sebagai pembina perpustakaan/komunitas literasi menjadi faktor penting dalam memperluas akses pengetahuan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Capaian ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat program literasi, memperluas layanan perpustakaan, serta meningkatkan partisipasi dalam kegiatan masyarakat membaca dan belajar. Dan yang terpenting adalah pencapaian ini dapat mendorong masyarakat dan Pemerintah Daerah Jeneponto untuk bersama-sama meningkatkan kegemaran membaca dan daya loterasi masyarakat, agar peningkatan IPLM dapat memberikan konstribusi dalam meningkatkan IPM demi terwujudnya Jeneponto Bahagia.

Dengan tren positif ini, Jeneponto terus meningkatkan posisinya di masa mendatang dan menjadi salah satu daerah rujukan dalam pembangunan literasi di Sulawesi Selatan.** (Els/rm). 

Leave a Response