Olahraga

Imbas Rusuh Kanjuruhan Laga “El Clasico” Persib versus Persija Ditunda

361views

 

Bandung, BANDUNGPOS.ID – Laga “El Clasico” ala Indonesia antara Persib Bandung versus Persija Jakarta ditunda, imbas kerusuhan di Stadion Kanjuruhan Malang yang menewaskan 130 orang.

Diketahui, laga Persib vs Persija rencananya digelar hari ini, Minggu (2/10), pukul 15.30 WIB di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).

Sejauh ini memang belum ada penjelasan resmi terkait penundaan laga “El Clasico” tersebut.

Namun sikap tegas dengan cepat telah diambil PSSI terkait kerusuhan yang terjadi dalam laga Arema FC vs Persebaya di Stadion Kanjuruhan pada Sabtu (1/10/2022) malam.

Melalui Ketua Umum Mochamad Iriawan, PSSI menyatakan bahwa kompetisi Liga 1 2022-2023 dihentikan sementara setidaknya untuk sepekan ke depan.

Tak Hanya itu, PSSI juga memastikan Arema FC tidak akan lagi menjadi tuan rumah pada sisa kompetisi Liga 1 musim ini.

“Untuk sementara kompetisi Liga 1 2022/2023 kami hentikan selama satu pekan. Selain itu tim Arema FC dilarang menjadi tuan rumah selama sisa kompetisi musim ini,” kata Iriawan dikutip dari laman PSSI.

Merujuk keputusan PSSI tersebut, maka dua laga big match yang dijadwalkan hari ini yaitu Persib lawan Persija Minggu petang pukul 15.30 WIB dan PSIS lawan Bhayangjkara FC Minggu malam pukjul 20.30, dipastikan dibatalkan atau ditunda.

Keputusan itu diambil terkait kerusuhan di Stadion Kanjuruhan Malang yang menewaskan 130 orang, Sabtu (1/10).

Diketahui, pertandigan BRI Liga 1 2022/2023 antara Arema FC dan Persebaya Surabaya yang berakhir 2-3 untuk tim tamu, berakhir ricuh seusai laga.

Ribuan suporter Arema FC turun ke lapangan meluapkan emosi karena timnya kalah.

Laporan terakhir menyebutkan, akibat kerusuhan tersebut 130 orang dilaporkan tewas, dua di antaranya anggota polisi.

“PSSI menyesalkan tindakan suporter Aremania di Stadion Kanjuruhan. Kami berduka cita dan meminta maaf kepada keluarga korban serta semua pihak atas insiden tersebut.

Untuk itu PSSI langsung membentuk tim investigasi dan segera berangkat ke Malang,” kata Iriawan.

Iriawan menambahkan bahwa PSSI mendukung pihak kepolisian untuk menyelidiki kasus ini.

Apalagi, menurut dia, kejadian ini sangat mencoreng wajah sepak bola Indonesia.

‘’PSSI sangat mengecam kerusuhan ini. Namun, sekali lagi kami belum bisa menyimpulkan apa-apa. Tetapi, sanksi keras akan menimpa Arema jika semuanya terbukti. Tim investigasi PSSI akan segera bertolak ke Malang,’’ imbuhnya.(sr/bp)

Leave a Response