Bandung Raya

Imbas Harga BBM Naik, Tarif Angkutan Umum di Kota Bandung Naik Rp 1000 untuk Semua Jurusan

231views

BANDUNG, BANDUNGPOS.ID – Imbas kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), tarif angkutan umum di Kota Bandung dipastikan mengalami penyesuaian atau naik Rp1.000 untuk seluruh trayek.

Kesepakatan dicapai melalui rapat koordinasi yang diikuti Dishub Kota Bandung, Satlantas Polrestabes Bandung, DPC Organda Kota Bandung, BLUD UPTD Angkutan, Perum Damri Cabang Bandung, Kobanter Baru, Kobutri, Kopamas, dan SPTI Kota Bandung, Selasa (6/9/2922), di Balai Kota.

“Alhamdulillah disepakati kenaikan angkutan kota di Bandung naik Rp1000 dari tarif lama. Ini berdasarkan hasil perhitungan bersama dari komponen kenaikan BBM dari suku cadang dan juga personel,” kata Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung, Dadang Darmawan.

Menurut Dadang, hasil dari rapat koordinasi tersebut disepakati tarif angkutan umum di Kota Bandung naik Rp1.000 untuk semua jurusan. Kenaikan, kata dia, dihitung datar atau jauh dekat sama.

“Jarak terpendek itu rute Mengger – Abdul Muis, yang asalnya Rp2.900 naik menjadi Rp3.900. Sedangkan rute terpanjang trayek Margahayu – Ledeng, awalnya Rp4.500 kini jadi Rp5.500,” bebernya.

Ia mengatakan, kesepakatan ini selanjutnya akan disampaikan kepada Wali Kota Bandung, Yana Mulyana untuk nantinya dibuat ketetapan wali kota.

Dadang mengimbau kepada para pengemudi dan pemilik usaha angkutan umum untuk bersabar. Artinya, pengemudi dan pengusaha angkutan umum tidak terlebih dulu menaikkan tarif angkutan umum.

“Akan kami ajukan usulan ini untuk menjadi keputusan wali kota,” ujarnya.

Terkait moda transportasi yang berada di bawah naungan Pemkot Bandung seperti Trans Metro Bandung (TMB), menurut Dadang, diupayakan bertahan dengan tarif lama. Adapun untuk memangkas biaya operasional, penyesuaian untuk TMB diberlakukan pada aspek ritase.

“Misalnya satu koridor awalnya 8 rit, setelah penyesuaian ini berubah menjadi 6 rit. Dengan mempertimbangkan pick hour-nya,” ucap Dadang.(ds/bp)

Leave a Response