Bandung Raya

IBPH Unisba Gelar Kelulusan Tenant Inkubator Bisnis Halal Pertama, Pesertanya Dosen, Mahasiswa, dan Umum

307views

KOTA BANDUNG, BANDUNGPOS.ID – Inkubator bisnis perguruan tinggi merupakan wadah yang diharapkan mampu menumbuhkembangkan bisnis yang ada di masyarakat dan perguruan tinggi. Dalam  UU cipta kerja tahun 2021, disebutkan bahwa inkubator bisnis diberi tugas tambahan untuk mengembangkan usaha mikro kecil atau UMKM agar bisa naik kelas.

Dalam mendukung upaya tersebut Pusat Inovasi dan Inkubator Bisnis Halal LPPM Unisba menyelenggarakan Kelulusan Tenant Inkubator Bisnis Halal yang pertama di Hotel Santika Bandung (8/9).

Kepala Pusat Inovasi dan Inkubator Bisnis Halal Maya Tejasari mengatakan, kehadiran inkubator bisnis secara praktis mendorong penciptaan dan membantu pertumbuhan usaha baru, khususnya yang berkaitan dengan tema-tema inovasi dari suatu produk. Sejalan dengan hal tersebut IBH Unisba secara aktif menjalankan proses inkubasi bisnis untuk membantu, khususnya civitas akademika Unisba, baik dosen, mahasiswa, maupun tenaga kependidikan dan masyarakat pada
umumnya.

“Inkubator bisnis halal Unisba baru melaksanakan program inkubasi binsis angkatan pertama yang dijalankan sejak Juni 2022 dan kelulusan hari ini. Peserta inkubasi berasal dari dosen, mahasiswa, dan dari masyarakat umum. Dengan produk beragam, mulai dari barang dan jasa diantaranya produk, makanan, kosmetik, pakaian, barang gunaan, jasa fotografi, jasa penyewaan tanaman ddan lainnya,” ujarnya.

Maya mengatakan, dari 14 peserta inkubasi yang mengikuti program ini ada enam tenant yang berhasil melakukan inkubasi secara penuh dan menghasilkan luaran sesuai target,  di antaranya Satya Indra Karsa (Dosen) jasa tanaman, nama UMKM  Amertaplant, Gally Raka Siwy (mahasiswa) Fotografi, nama UMKM Kitamoto, Muhammad Dhafin Fauzan (mahasiswa) Dompet Kulit, nama UMKM Wates Leather
Goods, Lutfi Herul Lamtsal (mahasiswa)  Bawang Goreng, nama UMKM Bang Gor, Yasmine Nur Rachmayanti, Kuliner Ayam Panggang, nama UMKM Ayam Panggang Sriti, Devi Sanpuji Yanti, Kuliner Nasi Tumpeng, nama UMKM Superwareg.

Selain diberikan sertifikat penghargaan, setiap tenant pada kegiatan ini mendapatkan seed funding dan
diberikan pula penghargaan bagi tiga tenant terbaik.

Selama tiga bulan, para tenant peserta inkubasi mendapatkan serangkaian program  berupa pemberian materi keilmuan, pelatihan, dan pendampingan dalam aspek pengembangan bimbingan model canvas dan aspek legalitas modal usaha.

Dia menuturkan dalam aspek legal usaha, para tenant diberikan pendampingan hingga mendapatkan Nomor Induk Berusaha  (NIB). Kemudian dari aspek HKI, para tenant diberikan pemahamam tentang merk lisensi dan rahasia dagang dan didampingi sampai tahap pendaftaran di DJGKI.

“Seluruh kegaiatan di bimbing oleh pakar dalam bidangnya masing-masing, baik di internal Unisba seperti dari pusat halal dan HKI dari FEB, dari Fakultas Hukum, dari Kopma, serta dari luar Unisba  Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Jawa Barat,” terangnya.

Adapun Manager Inkubator Bisnis Halal Diki Rahman berharap, melalui kegiatan ini Inkubator Bisnis Halal Unisba bisa tumbuh lebih besar. Menurutnya, inkubator bisnis Unisba banyak berkembang dan melakukan kerja sama dan kegiatan besar, diantaranya Marketeer Hang Out UKM Se-Indonesia tahun 2022, dan telah juga mengikuti berbagai kegiatan seminar baik dalam dan luar negeri.(ask/bp)

Para peserta inkubasi bisnis berfoto bersama pada acara Kelulusan Tenant Inkubator Bisnis Halal yang pertama di Hotel Santika Bandung (8/9).(foto: komhumas)

Leave a Response