Bandung Raya

Harap Anak tak Lakukan Tindak Pidana, Bupati Bandung Gelar Program Buku Sekolah

202views

Bandung, BANDUNGPOS.ID – Bupati Bandung, H.M.Dadang Supriatna, kembali menggelar program Buku Sekolah (Bupati Kunjungan ke Sekolah) di SDN Arcamanik 3 Desa Mekarmanik Kecamatan Cimenyan Kabupaten Bandung, Kamis (20/10).

Kegiatan tersebut ia lakukan dalam upaya penguatan profil pelajar yang memahami Pancasila, penguatan budaya, dan bahasa Sunda serta program sekolah mengaji yang merupakan tiga muatan lokal di Kabupaten Bandung.

Saat melaksanakan Program Buku Sekolah, Bupati didampingu Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung, H. Ruli Hadiana.

Ia melakukan interaksi dengan para siswa SD, SMP, ustadz/ustadzah, kepala sekolah/guru PAUD, SD, SMP, Pramuka, dan sejumlah pihak lainnya.

Dalam pertemuannya, bupati meminta perwakilan siswa menyebutkan lima sila Pancasila dan etika meminta makan kepada orang tua menggunakan bahasa Sunda.

Dalam diskusinya dengan para pengajar, seorang ustadzah mengungkapkan rasa syukurnya, ketika menjadi guru ngaji di sekolah dan mendapatkan uang insentif.

Selain itu, bupati juga mendengar langsung harapan sejumlah kepala sekolah dan para guru dalam kegiatan belajar mengajar.

Di antaranya peningkatan infrastruktur sekolah dan sanitasi.

“Kita juga memiliki program Besti, yaitu Beasiswa ti Bupati Bandung.

Sudah ada 50 mahasiswa yang menerima program Besti tahun ini.

Nanti tahun depan akan lebih banyak lagi program Besti untuk warga Kabupaten Bandung yang ingin melanjutkan kuliah,” katanya.

Ia mengatakan, tiga muatan lokal yang disosialisasikan kepada para siswa maupun para kepala sekolah itu untuk pembentukan karakter anak-anak baik saat berada di sekolah maupun rumah.

“Ini dalam upaya mendidik anak-anak berakhlakul karimah. Tiga muatan lokal ini bisa dilaksanakan di sekolah, jika mengalami kekurangan guru ngaji, nanti kita bicarakan lagi,” ujarnya.

“Saya mendoakan guru ahli surga,” ucapnya.

Bupati berharap, dengan menerapkan tiga muatan lokal di sekolah, anak-anak terhindar dari perbuatan tidak baik, melakukan tindak pidana atau kriminalitas.

“Makanya, ayo kita kompak untuk menerapkan tiga muatan lokal pendidikan tersebut. Bagaimana memahami pendidikan tiga muatan lokal tersebut, supaya anak-anak kita berakhlak mulia dan menjadi bangsa yang berkarakter,” katanya.(akn/bp)

Leave a Response