Bandung Raya

Fakultas Psikologi Unisba Rayakan Milad ke-52, Momentum Sejarah untuk Langkah Lebih Maju

517views

METRO BANDUNG, bandungpos.idSuasana penuh semangat dan haru mewarnai perayaan Milad ke-52 Fakultas Psikologi Universitas Islam Bandung (Unisba), yang digelar meriah pada Rabu, 3 Juni 2025 di Aula Unisba.

Dalam sambutannya, Rektor Unisba, Prof. Dr. H. Edi Setiadi, S.H., M.H., menegaskan bahwa ulang tahun ke-52 ini menjadi momen yang penuh berkah, karena bertepatan dengan terbitnya SK dari Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi yang meresmikan pendirian Program Studi Pendidikan Profesi Psikologi di Unisba.

“Ini adalah bentuk nyata dari kepercayaan pemerintah terhadap Unisba, khususnya Fakultas Psikologi. Ini hasil dari kerja keras dan dedikasi tulus seluruh tim, yang InsyaAllah akan membawa manfaat besar di masa depan,” tutur Rektor dengan penuh apresiasi.

Dia juga menggarisbawahi pentingnya menjunjung tinggi nilai-nilai utama dalam membangun organisasi yang kuat dan tahan uji. Ia mengibaratkan nilai pengabdian dan ketulusan sebagai akar pohon yang menopang kekokohan dan pertumbuhan cabangnya. Semakin dalam dan kuat akar itu, maka semakin tangguh pula pohon menghadapi terpaan angin perubahan.

Lebih lanjut, Rektor mengajak seluruh civitas akademika untuk menanggalkan ego pribadi dan bersatu membangun kemajuan fakultas secara kolektif. Ia menekankan pentingnya menjadikan nilai-nilai Qurani dan Hadis sebagai landasan kerja, bukan hanya formalitas semata. “Kemajuan Fakultas Psikologi akan turut mengangkat derajat Unisba secara keseluruhan,” tegasnya.

Sementara itu, Dekan Fakultas Psikologi Unisba, Dr. Dewi Sartika, Dra., M.Si., Psikolog, menyampaikan bahwa rangkaian kegiatan Milad ke-52 yang mengangkat tema “Kesehatan Mental untuk Ketahanan Nasional” berlangsung sukses. Tema ini merefleksikan konsistensi fakultas dalam menjawab tantangan zaman lewat kontribusi dalam Tridharma Perguruan Tinggi, khususnya di bidang kesehatan mental masyarakat.

Kini, Fakultas Psikologi Unisba memiliki tiga program studi—Sarjana, Magister Profesi, dan Pendidikan Profesi Psikologi—dengan status akreditasi Unggul.  Dewi menjelaskan bahwa fakultas terus mendorong mahasiswa untuk menjadi pribadi mandiri, profesional, adaptif, dan berakhlak mulia, sejalan dengan visinya menjadi institusi psikologi yang unggul dan Islami di tingkat Asia.

Sejak berdiri pada 1 April 1973, sebagai pelopor pendidikan psikologi berbasis nilai-nilai Islam di Indonesia, fakultas ini telah mencetak lulusan yang sukses berkarier di berbagai bidang. Meski prestasi demi prestasi telah diraih,  Dewi mengakui masih ada tantangan besar, terutama terkait minimnya jumlah guru besar, yang menjadi target penguatan tahun mendatang.

Puncak acara Milad diwarnai oleh orasi ilmiah dari Gubernur Lemhannas RI, Dr. H. TB. Ace Hasan Syadzily, M.Si., yang mengangkat topik penting: “Kesehatan Mental adalah Pilar Ketahanan Nasional.” Dalam orasinya, ia menekankan bahwa ketahanan mental bukan sekadar urusan kesehatan, melainkan fondasi utama dalam membentuk masyarakat yang tangguh, produktif, dan harmonis.

Menurutnya, masalah kesehatan mental di Indonesia kian kompleks, diperburuk oleh efek pandemi dan tantangan era digital. “Jika isu ini diabaikan, bangsa akan menjadi rentan,” katanya.

Sebagai solusi,  Ace mendorong pentingnya investasi strategis melalui pendidikan sejak dini, pembudayaan keterbukaan, penguatan kapasitas tenaga profesional, kebijakan lintas sektor, serta penguatan nilai-nilai lokal dan ketahanan digital. Semua itu dinilai penting untuk mewujudkan visi besar menuju Indonesia Emas 2045.

Menutup orasinya,  Ace menyampaikan harapan kepada Fakultas Psikologi Unisba agar terus mencetak generasi unggul sesuai semangat Unisba sebagai kampus para mujahid, mujtahid, dan mujaddid. “Menjadi mujahid berarti siap berjuang untuk kemanusiaan, menjadi mujtahid berarti berilmu kuat, dan menjadi mujaddid adalah mampu jadi agen perubahan bagi bangsa,” tandasnya penuh inspirasi.(ask/bnn)

Leave a Response