Daerah

Bupati Pilih Mengalah dan Buka TKC di Lahan Milik PT KAI

232views

GARUT, BANDUNGPOS.ID – Setelah melakukan kunjungan, Bupati Garut, Rudy Gunawan, SH,  mempersilakan para pedagang untuk berjualan selagi produk yang dijual adalah kuliner. “Kalau ada yang jualan sembako atau baju, bupati tak segan akan membongkar,” imbuhnya menirukan pernyataan Bupati  Gatut. Enang menegaskan memang tak ada pedagang yang bakal bedagang sembako atau jualan baju di Taman Kuliner Cibatu (TKC)  karena ada fakta integritas yang salah satu isinya mentaati aturan yang berlaku.

“Sore kemarin, Pak Bupati datang dan mengecek langsung ke lokasi. Sempat berdiskusi juga dengan pengelola dan para pedagang, terkait tudingan TKC menggunakan lahan ruang terbuka hijau (RTH), yang sebelumnya disewa oleh Pemkab Garut ke KAI,” beber Enang.

TKC diresmikan oleh Bupati Garut dan KAI diamini para pedangang. “Kami senang ada taman kuliner ini, dan bisa berjualan,” ujar Yadi, pedagang es Sinar Garut. Jika pasar sedang ramai, sehari bisa habis 40 cup, kata Yadi. Ia berharap, TKC ke depan bisa terus berkembang dan menjadi salah satu titik simpul perputaran ekonomi di Cibatu. Setali tiga uang. Yeni, pedangan TKC lainnya, yang berjualan aneka minuman kekinian.  Sebelumnya Yeni mengaku berjualan di rumah.

Yeni pun optimstis keberadaan TKC bisa membawa dampak positif bagi masyarakat Cibatu. “Kalau yaman kuliner jadi pesaing pedagang di Pasar Baru Cibatu, sepertinya agak berlebihan ya. Dari produk dan segmennya pun beda. Bahkan, bisa saling berkontribusi. Pedang di TKC kan beli bahan baku, sembako atau saruran dari Pasar Baru Cibatu,” timpal Enang.

Dadan M Ramdan, Ketua Komunitas UMKM Salarea juga berkomitmen untuk melakukan pendampingan terhadap para pedangang di TKC. Terlebih, beberapa pedagang diantaranya sudah menjadi binaan. Dadan pun berharap baik Pemkab Garut maupun manajemen KAI bisa duduk bareng terkait beda pemahaman soal status lahan eks pasar lama Cibatu, yang merupakan aset dari BUMN sektor transportasi publik tersebut.

Pihak pengelola dan para pedagang di Taman Kuliner Cibatu (TKC) berharap Bupati Garut Rudy Gunawan dan pihak PT Kereta Api Indonesia (Persero) bisa meresmikan area foodcort tersebut yang diharapkan ke depan bisa menjadi icon baru di Cibatu.

Menurut dia, keberadaan TKC diharapkan bisa membawa dampak positif bagi peningkatan sektor perekonomian dan perdagangan, khususnya bagi para pedagang kuliner. Saat ini progres pembangunan dan penataan sudah mencapai lebih dari 80%. Sementara, jumlah kios yang terisi mencapai 90%,” terang Enang.

Meski awalnya terjadi polemik lantaran ada salah persepsi dan komunikasi dari para pedagang Pasar Baru Cibatu, yang merupakan relokasi dari pasar lama Cibatu yang terbakar beberapa tahun lalu, sehingga berujung unjuk rasa di halaman Gedung DPRD Kabupaten Garut, akhir pekan lalu, pihak pengelola dan para pedangang TKC kini merasa tenang setelah dikunjungi Bupati Garut. **(rm/bp)

Leave a Response