“Hari Bahasa Ibu Internasional” Melestarikan Bahasa, Identitas Menjaga Budaya
Mari kawan-kawan kita ramaikan kegiatan ini, Balai Bahasa Provinsi Sumbar sebagai mitra yang selalu bekerja sama dengan Forum TBM Sumbar sedang menggandeng Rumah Baca Anak Nagari (RBAN) sebagai salah satu TBM yang menjadi anggota Forum TBM

SUMATRA BARAT-–Hari Bahasa Ibu Internasional mengingatkan kita bahwa bahasa bukan sekadar alat komunikasi, tetapi juga penanda jati diri dan ingatan kolektif. Di setiap kata, tersimpan sejarah, nilai, dan kearifan lokal yang diwariskan lintas generasi.
Melalui diskusi Ramadhan “Hari Bahasa Ibu Internasional – Melestarikan Bahasa, Menjaga Identitas Budaya”, kami mengajak generasi hari ini untuk kembali menengok bahasa ibu sebagai bagian penting dari literasi dan pendidikan karakter. Di tengah arus globalisasi, bahasa ibu perlu terus dirawat agar tidak tergerus zaman.
Rumah Baca Anak Nagari (RBAN) dan Balai Bahasa Provinsi Sumatera Barat dalam Bincang Sore Ramadan 2026 ini menghadirkan: Rahmat, S.Ag., M.Hum. (Kepala Balai Bahasa Provinsi Sumatera Barat)
Fitria Dewi, M.Hum.( Widyabasa Ahli Madya) Balai Bahasa Provinsi Sumatera Barat)
Moderator : Sry Eka Handayani, M.Pd (Founder Rumah Baca Anak Nagari) dan Kepala Sekolah SDN 06 Parit Antang Bukittinggi
“Mari kawan-kawan kita ramaikan kegiatan ini, Balai Bahasa Provinsi Sumbar sebagai mitra yang selalu bekerja sama dengan Forum TBM Sumbar sedang menggandeng Rumah Baca Anak Nagari (RBAN) sebagai salah satu TBM yang menjadi anggota Forum TBM,” katanya.
Hari Bahasa Ibu Iternasional – Melestarikan Bahasa, Menjaga Identitas Budaya; Sabtu, 21 Februari 2026, 13.00 WIB, Zoom Meeting. ** (rm/BNN)





