Fesyen

17 Desainer Indonesia Siap Pamer Rancangan Terbaiknya di Atas Kapal Pesiar di Paris

253views

SETELAH dua tahun terhenti akibat pandemi COVID-19, akhirnya Indonesia Fashion Chamber kembali memboyong sederet desainer Indonesia untuk bisa eksis di Paris. Berganti nama dari LA MODE Sur La Seine à Paris menjadi Front Row, IFC ingin kembali mengangkat karya anak bangsa untuk bisa tampil di dunia internasional.

Menyasar Paris sebagai kota fashion dunia, digelarnya Front Row kali ini diharapkan mampu menggaungkan fashion Indonesia di kancah Eropa. “Ingin desainer Indonesia pecah telur. Ada desainer yang go international secara konsisten karena peminatnya (di Eropa) banyak,” kata Ali Charisma selaku National Chairman Indonesia Fashion Chamber.

Front Row tidak hanya sekadar menggelar fashion show di kapal pesiar yang menyusuri Sungai Seine di Paris. Melainkan juga dapat digelar di kota-kota lain di dunia untuk memperkenalkan potensi desainer Indonesia yang telah siap memasuki pasar global, antara lain Eropa yang memiliki pengaruh besar terhadap industri fesyen dunia. Tahun ini, Front Row yang meliputi kegiatan fashion showcase, business matching, dan pop up store ini diselenggarakan di Kota Paris.

Boyong 17 desainer

Sejumlah 17 desainer dan jenama fesyen Indonesia akan turut berpartisipasi dalam perhelatan ini, yaitu Ali Charisma, Deden Siswanto, Lisa Fitria, Lenny Agustin, NY by Novita Yunus, Rose. Mia.Lina x Sofie, Phillip Iswadono, Roemah Kebaya Vielga, LAELYIND, Putri Anjani by Pranaliving, BBPPMV BISPAR x SMKN 3 Malang, Nura Boutique by Oewi Wahyono, Nina Nugroho, Mida Gita Fitria, Hikmat Fashion, ISWI Fashion Academy, dan Tenun Gaya by Wignyo. Seluruh partisipan tersebut akan menampilkan koleksi busana konvensional hingga busana muslim dengan keragaman konten lokal sesuai tren global, dan menerapkan konsep sustainable fashion yang sedang menjadi perhatian fesyen dunia.

Ali Charisma pun mengaku, penyelenggaraan Front Row kali ini tidak melalui sistem kurasi yang sebelumnya dilakukan. Melainkan membuka kesempatan bagi siapapun yang berminat untuk memamerkan karyanya di panggung internasional. Digelar selama dua hari pada 3-4 September 2022, Front Row akan dibuka dengan trunk show dan photo shoot di Kapal Pesiar Chansonnier (Bateux Chansonnier). Bermula dari Pelabuhan Debilly, kapal pesiar tersebut akan menyusuri Sungai Seine berkeliling Kota Paris.

Kesempatan story telling

Kemudian dilanjutkan dengan kegiatan fashion show, business matching, dan pop up store di La Galerie Bourbon, Kota Paris, yang dihadiri oleh buyer dan media internasional pada 4 September 2022. Di hari kedua ini, para desainer bisa bercerita secara langsung kepada calon pembeli di Eropa soal rancangan yang ia buat. Menyediakan kapasitas 400 orang untuk menghadiri galeri Front Row yang kini sudah full booked.

Untuk lebih mengenali pangsa pasar di Eropa, rombongan desainer Indonesia yang mengikuti Front Row Paris ini akan melakukan fashion tour ke Kota Brusel, Amsterdam, dan Paris untuk mengunjungi museum dan fashion district yang terkait erat dengan sejarah dan perkembangan fesyen dunia. Keseluruhan kegiatan The Fashion Journey IFC ini akan berlangsung pada tanggal 29 Agustus sampai 5 September 2022.*(Penulis: Vinsensia Dianawanti/Fimrla.com/Foto: Istimewa)

 

 

Leave a Response